RADARPAPUA - Huawei kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ponsel lipat melalui peluncuran Mate X7 ke pasar global.
Meski secara visual perangkat ini tampak tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya, Huawei menegaskan bahwa Mate X7 membawa peningkatan besar pada sisi desain, konstruksi, dan daya tahan, menjawab kekhawatiran utama pengguna ponsel lipat.
Dalam wawancara dengan perwakilan Huawei, dijelaskan bahwa fokus utama pengembangan Mate X7 adalah meningkatkan fungsionalitas tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan.
Ponsel ini kini hadir dengan bodi yang lebih tipis dan lebih ringan, sebuah pencapaian yang tidak mudah mengingat kompleksitas desain ponsel lipat.
Kunci dari pembaruan tersebut terletak pada penggunaan engsel generasi baru yang dirancang lebih fleksibel sekaligus lebih kuat.
Engsel baru Mate X7 memungkinkan lengkungan yang lebih besar saat dibuka, sehingga Huawei dapat menyematkan layar bagian dalam dengan ukuran lebih luas. Menurut Huawei, engsel ini tidak hanya berfungsi untuk kenyamanan visual, tetapi juga dirancang agar mampu menahan benturan keras.
Material yang digunakan pun bukan sembarangan, mulai dari serat karbon, material polimer kelas kedirgantaraan, hingga baja berkekuatan tinggi.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada aspek daya tahan terhadap air dan debu. Huawei Mate X7 kini mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59, sebuah pencapaian langka di dunia ponsel lipat.
Sertifikasi ini memungkinkan perangkat bertahan saat terendam air hingga 30 menit di kedalaman dua meter, serta tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi.
Huawei menyebut peningkatan ini sebagai respons atas kebutuhan pengguna yang menginginkan ponsel lipat dengan ketahanan setara ponsel konvensional premium.
Pada sektor layar, Huawei memberikan perlindungan ekstra pada layar bagian dalam dengan desain tiga lapis.
Struktur ini terdiri dari lapisan serat karbon sebagai penyangga utama, lapisan UTG tahan benturan, serta lapisan pelindung cairan non-Newtonian.
Lapisan terakhir bekerja secara adaptif, di mana kepadatannya akan meningkat saat menerima tekanan, sehingga mampu meredam benturan dengan lebih efektif.
Sementara itu, layar luar Mate X7 dilindungi oleh Kunlun Glass 2. Dalam penggunaan sehari-hari, layar ini diklaim tetap nyaman dibaca di bawah sinar matahari langsung, meski masih relatif mudah meninggalkan sidik jari.
Secara keseluruhan, Huawei memasarkan desain layar Mate X7 sebagai 20 persen lebih tahan terhadap jatuh dan benturan, serta dua kali lipat lebih tahan terhadap tekukan dibanding generasi sebelumnya.
Huawei Mate X7 akan tersedia secara internasional dalam tiga pilihan warna, yakni Brocade White, Nebula Red, dan Black.
Dua warna terakhir menggunakan material kulit vegan pada bagian belakang, sementara Brocade White tampil berbeda dengan lapisan brokat tenun ringan yang memberikan kesan unik dan premium.
Melalui Mate X7, Huawei berupaya menetapkan standar baru desain dan ketahanan di pasar ponsel lipat global.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan