Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Google Hapus Video AI Karakter Disney Usai Teguran Hak Cipta

Prisilia Rumengan • Senin, 15 Desember 2025 | 10:51 WIB

 

Google menghapus video karakter Disney yang dihasilkan AI dari YouTube sebagai respons terhadap surat peringatan penghentian penggunaan video.
Google menghapus video karakter Disney yang dihasilkan AI dari YouTube sebagai respons terhadap surat peringatan penghentian penggunaan video.

RADARPAPUA - Google dilaporkan mulai menertibkan penggunaan karakter Disney dalam video berbasis kecerdasan buatan di YouTube. Langkah ini diambil setelah perusahaan menerima surat cease and desist dari Disney terkait dugaan pelanggaran hak cipta. Sejumlah video yang menampilkan karakter populer pun langsung dihapus dari platform.

Menurut laporan Variety dan Deadline, video yang dihapus menampilkan karakter seperti Deadpool, Moana, Mickey Mouse, hingga tokoh dari semesta Star Wars. Disney menilai konten tersebut melanggar hak cipta dalam skala besar. Teguran itu ditujukan tidak hanya pada kreator, tetapi juga pada Google sebagai pemilik YouTube.

Dalam surat tersebut, Disney juga menyoroti penggunaan karya berhak cipta untuk melatih model AI milik Google. Model seperti Veo dan Nano Banana disebut memanfaatkan materi Disney tanpa izin. Hal ini menambah dimensi baru dalam konflik hak cipta dan pengembangan AI generatif.

Sebelumnya, Disney juga telah mengambil langkah hukum terhadap perusahaan AI lain. Character.AI, Hailuo, dan Midjourney menjadi target gugatan atas dugaan pelanggaran serupa. Ini menunjukkan sikap tegas Disney dalam melindungi kekayaan intelektualnya di era AI.

Meski demikian, Disney tidak sepenuhnya menutup pintu terhadap teknologi AI. Perusahaan justru mengumumkan kerja sama resmi dengan OpenAI. Melalui kolaborasi ini, karakter Disney akan hadir secara legal di Sora dan ChatGPT.

Tak hanya itu, Disney juga berencana menayangkan konten pendek hasil AI dari Sora di layanan Disney+. Kerja sama ini menegaskan bahwa masalah utama Disney bukan pada AI-nya, melainkan pada penggunaan tanpa izin.

Kasus ini memperlihatkan arah baru industri hiburan dan teknologi. Perusahaan besar mulai membedakan antara AI ilegal dan AI yang dikembangkan lewat kemitraan resmi. Ke depan, regulasi dan lisensi diperkirakan akan semakin menentukan masa depan konten berbasis AI.(aj)

Editor : Prisilia Rumengan
#Disney #Teknologi #Youtube #Google #AI