RADARPAPUA - Kejuaraan CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2025–2026 kini sudah masuk tahap Asia Tenggara. Turnamen ini diikuti tim dari Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Semua tim bertanding secara online untuk memperebutkan total hadiah sekitar Rp1,1 miliar. Turnamen ini menjadi kejuaraan Asia Tenggara pertama untuk game tembak-tembakan mobile CrossFire: Legends.
Rangkaian pertandingan sudah dimulai sejak November 2025 dan akan mencapai puncaknya pada 8 Februari 2026, saat juara Asia Tenggara pertama akan ditentukan.
Turnamen dimulai dari babak kualifikasi terbuka yang bisa diikuti banyak tim. Setelah itu, tim terbaik maju ke babak nasional dan bertemu tim profesional.
Lebih dari 56 ribu penonton menonton pertandingan final nasional secara langsung. Dari sana, dua tim terbaik dari tiap negara lolos ke babak Asia Tenggara.
Di babak regional, ada 10 tim yang bertanding, termasuk EVOS dari Indonesia. Pertandingan dimainkan dengan berbagai format, mulai dari satu game hingga lima game.
Babak semifinal akan digelar pada 7 Februari 2026, lalu dilanjutkan dengan grand final pada 8 Februari 2026 untuk menentukan juara.
Turnamen ini menjadi ajang bagi pemain esports Asia Tenggara untuk menunjukkan kemampuan mereka di game mobile FPS. (*)
Editor : Richard Lawongan