RADARPAPUA - Samsung ingin membantu pengguna ponsel Samsung Galaxy S Series supaya bisa mengambil foto dan video yang bagus walaupun di tempat yang gelap, seperti saat malam hari.
Menurut Ilham Indrawan dari Samsung Indonesia, sekarang banyak orang ingin hasil foto dan video yang terlihat seperti dibuat oleh fotografer profesional. Tapi, mereka tidak mau ribet mengatur banyak tombol dan pengaturan kamera.
Karena itu, Samsung membuat kamera Galaxy S Series yang canggih tapi tetap mudah dipakai. Jadi, walaupun tidak menggunakan kamera profesional, pengguna tetap bisa mendapatkan foto dan video yang jernih, terang, dan detailnya jelas.
Teknologi andalan ini disebut Nightography. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengambil gambar di tempat minim cahaya tanpa hasilnya menjadi gelap atau banyak bintik-bintik (noise).
Fitur Nightography pertama kali diperkenalkan sejak Samsung Galaxy S22 Series pada tahun 2022. Setelah itu, teknologinya terus ditingkatkan di seri-seri berikutnya, termasuk Samsung Galaxy S23 Ultra yang punya kamera 200MP dan prosesor lebih cepat.
Bahkan, teknologi kamera Samsung ini pernah mendapat penghargaan Best Smartphone dari Global Mobile Awards.
Di seri terbaru, yaitu Samsung Galaxy S25 Series, Samsung menghadirkan ProVisual Engine. Teknologi ini memakai kecerdasan buatan (AI) yang sudah dilatih dengan lebih dari 400 juta data, supaya hasil foto dan video makin bagus.
Samsung mengatakan, dengan inovasi ini, malam hari bukan lagi halangan untuk berkreasi dan mengabadikan momen penting. (*)
Editor : Richard Lawongan