RADARPAPUA - Perusahaan teknologi Vivo memperkenalkan ponsel baru mereka, yaitu Vivo V70 FE, di Indonesia. Ponsel ini menjadi bagian dari seri V dan menawarkan kamera yang sangat kuat serta baterai berkapasitas besar.
Di bagian kamera, Vivo V70 FE memiliki kamera utama 200 megapiksel (MP) dengan teknologi OIS yang membantu foto tetap stabil. Kamera ini bisa menghasilkan gambar yang sangat detail, bahkan ketika foto dipotong (crop).
Ponsel ini juga memiliki fitur 85mm Close-Up Portrait. Fitur ini membantu pengguna mengambil foto potret yang terlihat lebih alami dan bagus, baik di tempat terang maupun redup.
Selain itu, Vivo menambahkan beberapa fitur fotografi berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti:
-
AI Travel Portrait untuk foto saat traveling
-
AI Four-Seasons untuk efek foto sesuai suasana musim
-
Film Camera Mode yang membuat foto terlihat seperti gaya kamera tahun 2000-an (Y2K).
Untuk layar, Vivo V70 FE menggunakan layar OLED 6,83 inci dengan kualitas 1.5K. Layarnya memiliki pinggiran yang tipis dan sudut yang membulat, sehingga nyaman digunakan untuk menonton video atau melihat konten.
Di bagian performa, ponsel ini memakai chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo. Chipset ini dipadukan dengan penyimpanan UFS 3.1, sehingga ponsel bisa menjalankan aplikasi dengan cepat dan lancar.
Vivo V70 FE juga dirancang cukup kuat. Ponsel ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan air dan debu. Selain itu, ada juga perlindungan Military-Grade Shock Resistance agar lebih tahan terhadap benturan.
Salah satu keunggulan utama ponsel ini adalah baterainya yang sangat besar, yaitu 7.000mAh. Ini adalah baterai terbesar yang pernah ada di V Series. Baterai tersebut juga didukung teknologi 90W FlashCharge untuk pengisian daya yang cepat.
Vivo V70 FE tersedia dalam tiga warna:
-
Titanium Silver
-
Ocean Blue
-
Muse Purple
Harga ponsel ini di Indonesia mulai sekitar Rp6,4 juta hingga Rp7,3 juta, tergantung pada pilihan RAM dan penyimpanan.
Menariknya, Vivo juga bekerja sama dengan karakter dari POP MART bernama Zsiga. Kolaborasi ini menghadirkan tema “Bloom Under The Sun” serta watermark khusus pada foto agar terlihat lebih unik dan personal. (*)
Editor : Richard Lawongan