Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ayah Ungkap Kondisi David Ozora, Motorik Membaik, Dilatih Kenali Angka-Huruf

Administrator • Selasa, 4 April 2023 | 12:39 WIB
PERKEMBANGAN POSITIF: Cristalino David Ozora sekembalinya dari latihan di ruang fisioterapi menuju ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta (1/4). Itu latihan pertama David di ruang fisioterapi. (DOKUMENTASI KELUARGA)
PERKEMBANGAN POSITIF: Cristalino David Ozora sekembalinya dari latihan di ruang fisioterapi menuju ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta (1/4). Itu latihan pertama David di ruang fisioterapi. (DOKUMENTASI KELUARGA)
RADARPAPUA.ID - Kondisi Cristalino David Ozora mengalami perkembangan yang positif. Seperti yang rutin diunggah Jonathan Latumahina lewat akun media sosialnya, remaja 17 tahun itu terlihat menjalani terapi bagian kaki di sebuah perangkat treadmill.

Perkembangan kondisi David juga disampaikan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor sekaligus perwakilan kerabat, Rustam Hatala.

Dia membenarkan, dalam beberapa hari terakhir, David menjalani fisioterapi di ruang khusus. ’’Setiap pagi dan sore difisioterapi,’’ kata Rustam kemarin (3/4) sore.

Dia menuturkan, teknis fisioterapi yang dilakoni David saat ini adalah berjalan di atas treadmill. Itu dilakukan karena secara motorik David sudah mencatat perkembangan baik. Untuk aspek kognitif, Rustam menyebut belum sebaik perkembangan motoriknya.

Rustam mengatakan bahwa David sudah bisa menerima instruksi. ’’Misalnya diminta membuka mulut untuk disuapin,’’ katanya.

Korban penganiayaan oleh Mario Dandy, anak tersangka kasus dugaan gratifikasi yang ditangani KPK, Rafael Alun Trisambodo, itu juga dilatih untuk kembali mengenal huruf dan angka. Latihan tersebut dilakukan secara pelan-pelan. Sebab, perkembangan aspek kognitifnya belum terlalu signifikan.

Dia mengungkapkan, David dengan kondisi kesadaran saat ini belum mengenali orang tuanya secara penuh. David juga masih menjalani perawatan di ruangan ICU. Sebab, alat trakeostomi masih terpasang pada lehernya.

Menurut Rustam, penggunaan alat trakeostomi tersebut tidak bisa singkat. Dua hari lalu David juga sempat demam tinggi. Setelah dicek, terjadi infeksi akibat jarum.

Eksepsi AG Ditolak

Sementara itu, persidangan AG, anak berkonflik dengan hukum yang terlibat dalam kasus penganiayaan kepada David, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin. Agendanya putusan sela.

Dalam sidang kemarin, nota keberatan (eksepsi) AG ditolak. Sehingga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Sri Wahyuni Batubara melanjutkan sidang pemeriksaan saksi. AG terlibat kasus penganiayaan terhadap David Ozora bersama tersangka Mario Dandy dan Shane.

Kepala Seksi Intel Kejari Jakarta Selatan Reza Prasetyo Handono mengatakan, setelah putusan sela, persidangan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi. ’’Keterangan saksi kita memanggil lima orang saksi yang semuanya datang memenuhi panggilan JPU (jaksa penuntut umum). Semua saksi sudah memberikan kesaksiannya di persidangan,’’ kata Reza kemarin (3/4).

Sementara itu, agenda Selasa (4/4) adalah pemeriksaan saksi, ahli, sekaligus pemeriksaan anak AG. ’’Pelaku lain juga besok (hari ini, Red) kita agendakan. Yaitu, Mario dan Shane (Lukas) kita hadirkan sebagai saksi di persidangan. Karena memang kita butuh percepatan dan terbatas pada penahanan daripada AG,’’ tuturnya.

Reza mengungkapkan, Mario dan Shane Lukas dijadwalkan mengikuti persidangan sebagai saksi secara offline. Setelah persidangan beragenda saksi, sidang dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan pada Rabu (5/4) dan pleidoi pada Kamis (6/4). (Jawapos) Editor : Administrator
#Jonathan Latumahina #David Ozora #AG #fisioterapi #Rafael Alun Trisambodo #Mario Dandy