Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Waspada Kena Tikung, Mahfud Minta Koalisi Pro Anies Solid

Tina Mamangkey • Jumat, 2 Juni 2023 | 11:43 WIB
Calon Presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan (tengah) saling bergandengan tangan dengan Tim 8 seusai memberikan keterangan pers terkait ekskalasi dinamika politik menuju Pemilu 2024 .
Calon Presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan (tengah) saling bergandengan tangan dengan Tim 8 seusai memberikan keterangan pers terkait ekskalasi dinamika politik menuju Pemilu 2024 .

RADARPAPUA.ID - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang meminta agar Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) solid mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres), mendapat respons dari partai Demokrat. Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menegaskan, partai politik pendukung Anies sangat solid.

"Isu penjegalan, kriminalisasi dan sebagainya tak muncul dari ruang hampa. Indikasi-indikasinya ada," ujar Kamhar kepada wartawan, Jumat (2/6).

"Berbagai daya dan upaya terus dilakukan untuk menjegal agar Mas Anies tak berlayar, termasuk mengganggu tiga partai politik pengusung yang tergabung di Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Namun demikian, kami menghormati pernyataan Prof Mahfud MD untuk menjaga kekompakan koalisi," sambungnya.

Baca Juga: Tak Perlu khawatir, Kini Program Bayi Tabung Diklaim hingga 75 Persen Berhasil

Kamhar memastikan, Koalisi Perubahan untuk Persatuan sangat solid. Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS memiliki platform perjuangan yang sama dalam mewujudkan agenda-agenda perubahan untuk kehidupan rakyat yang lebih sejahtera, lebih maju, lebih aman, demokrasi yang berkualitas, serta hukum yang berkeadilan.

"Berbagai dinamika yang dihadapi, bukannya melemahkan tekad dan semangat KPP dan Mas Anies, malah semakin menguatkan tekad dan semangat mewujudkan perubahan dan perbaikan sebagai ikhtiar menunaikan janji-janji kemerdekan," tegas Kamhar.

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD merespons kekhawatiran kelompok bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan soal isu penjegalan. Hal ini mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan cawe-cawe di Pemilu 2024.

Baca Juga: BRImo Future Garuda: Potret Anak Muda Indonesia Latihan Bola Bersama Roberto Carlos, Materazzi, Abidal, Veron

"Ndak ada, itu isu politik, itu bagian dari perlombaan kontestasi politik, yang mengatakan itu menjegal mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit, kalau pemerintah tidak berkehendak," ucap Mahfud di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (1/6).

Mahfud menegaskan, pemerintah tidak ada upaya untuk menjegal salah satu bakal capres. Mahfud justru mengingatkan kepada kelompok pendukung Anies Baswedan agar tak dijegal di internalnya sendiri.

"Ndak ada menjegal, malah saya katakan kepada dia, kamu harus usahakan didalam berbagai forum agar koalisi yang mendukung Anies itu kompak, agar Anies tidak dijegal oleh internalnya sendiri," tegas Mahfud.

Mahfud pun memastikan tidak ada upaya penjegalan yang dilakukan pemerintah. Namun, memberikan hak kepada setiap bakal capres untuk maju pada Pemilu 2024.

"Kalau pemerintah ndak, kita lindungi haknya," pungkas Mahfud.(jpc)

Editor : Tina Mamangkey
#Pilpres 2024 #Partai Demokrat #Kamhar Lakumani #Menkopolhukam #Anies Baswedan #Mahfud MD