Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Tingkat Kualitas Udara Jakarta Siang Ini, Menduduki Posisi Ketiga Terburuk di Dunia

Tina Mamangkey • Selasa, 15 Agustus 2023 | 14:11 WIB
Ilustrasi: Polusi udara di Jakarta. (Dok. JawaPos.com)
Ilustrasi: Polusi udara di Jakarta. (Dok. JawaPos.com)

RADARPAPUA - Kualitas udara di Jakarta masih tetap berada dalam tiga besar terburuk di dunia. Mengutip data dari IQAir, kota metropolitan ini menempati peringkat ketiga sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di seluruh dunia.

Penilaian tentang baik atau buruknya kualitas udara ditentukan berdasarkan tingkat PM 2,5. Semakin tinggi nilai PM 2,5, maka kualitas udara di suatu area akan semakin buruk.

Di Jakarta sendiri, pada pukul 12.35 WIB, level PM 2,5 di kota ini mencapai angka 159. Ini menunjukkan udara yang tidak sehat, bukan hanya bagi kelompok sensitif tetapi juga masyarakat umum.

Angka ini hanya sedikit berbeda dengan kota lain yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia. Sebagai contoh, pada peringkat kedua, Dhaka, Bangladesh, memiliki level PM 2,5 yang sama, yaitu 159.

Sementara itu, peringkat pertama ditempati oleh Baghdad, Irak, dengan level PM 2,5 sebanyak 170.

Penting untuk dicatat bahwa level kualitas udara dengan PM 2,5 pada angka 0 menunjukkan kualitas udara yang baik. Level PM 2,5 antara 51-100 dianggap sedang, antara 101-150 mengindikasikan udara tidak sehat bagi kelompok sensitif, dan antara 150-200 mengindikasikan udara yang tidak sehat.

Ketika level PM 2,5 mencapai 201-300, itu menunjukkan kualitas udara yang sangat tidak sehat, dan pada level PM 2,5 di atas 301, kualitas udara dianggap dalam keadaan darurat.

Untuk mengurangi dampak buruk dari kualitas udara yang buruk di Jakarta, warga dapat menggunakan masker saat berada di luar, menggunakan penyaring udara (air purifier), menutup jendela untuk menghindari udara tercemar, dan menghindari aktivitas di luar ruangan. (jpg)

 
 
 
Editor : Tina Mamangkey
#kualitas udara #kualitas udara dki jakarta #polusi udara di jakarta