RADARPAPUA - Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Arif Djunaidy, menekankan bahwa proses registrasi SNPMB 2024 mengharuskan seluruh siswa untuk membuat akun baru, kendati sebagian di antaranya telah memiliki akun sebelumnya.
Penyesuaian ini disebabkan oleh perubahan aplikasi SNPMB yang sepenuhnya baru, yang mengakibatkan reset akun siswa agar sesuai dengan tata letak baru.
Arif juga menyoroti pentingnya siswa membaca pedoman di akun SNPMB dengan seksama, terutama untuk memahami perbedaan dan ketentuan antara Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Teks (SNBT).
Dalam tahap registrasi, siswa diminta untuk membuat akun baru di situs SNPMB, melakukan verifikasi dan validasi data, serta memperbarui informasi.
Apabila data tidak valid, siswa diminta untuk segera melapor ke sekolah guna koreksi.
Setelah memastikan validitas data, siswa diarahkan untuk mengisi biodata, termasuk informasi tambahan yang tidak tercantum dalam pusdatin.
Proses berikutnya melibatkan unggah dan penyesuaian pas foto terbaru sesuai ketentuan, sambil memperhatikan persyaratan dengan baik.
Arif menekankan pentingnya memeriksa data secara cermat saat verifikasi, mengisi kolom yang masih kosong, dan melakukan perbaikan data jika ditemukan kesalahan melalui sekolah.
Setelah melakukan simpan permanen, siswa tidak dapat mengubah data lagi, dan diwajibkan mengunduh bukti permanen untuk keperluan verifikasi.
Proses verifikasi data dapat dilakukan setelah penutupan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa pada 9 Januari hingga 9 Februari 2024.
Tombol simpan permanen untuk registrasi akun siswa akan aktif pada tanggal 10 Februari 2024 pukul 15.00 WIB.
Jadwal registrasi akun SNPMB untuk sekolah berlangsung dari 8 Januari hingga 8 Februari 2024, sedangkan siswa dapat melakukan registrasi mulai 8 Januari hingga 15 Februari 2024. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey