Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Wardeka vs CODM: RPG Fantasi Lawan FPS Realistis, Mana yang Lebih Seru?

Richard Lawongan • Kamis, 24 Juli 2025 | 20:50 WIB

CODM & Wardeka
CODM & Wardeka

RADARPAPUA - Wardeka adalah game RPG aksi yang menawarkan dunia fantasi penuh cerita dan karakter unik.

Call of Duty Mobile (CODM) adalah game FPS realistis yang membawa pengalaman perang modern ke smartphone.

Keduanya sama-sama populer, tapi hadir dari dua genre berbeda yang punya daya tarik masing-masing.

Menurut GameSpot, CODM berhasil tembus lebih dari 500 juta unduhan sejak perilisannya di 2019.

Wardeka, meski lebih baru, langsung viral di kalangan pemain RPG karena lore yang mendalam dan sistem combo spektakuler.

CODM menawarkan mode battle royale dan multiplayer klasik seperti Team Deathmatch dan Domination.

Wardeka fokus pada eksplorasi dunia, leveling karakter, dan pertarungan melawan monster raksasa.

Perbedaan genre ini bikin pengalaman bermainnya terasa kontras namun sama-sama bikin ketagihan.

Dilansir dari IGN, CODM terus memperbarui konten tiap musim dengan map baru, senjata, dan event kolaborasi.

Wardeka juga punya event musiman, tapi lebih condong ke quest cerita dan boss raid besar.

Pemain CODM terbiasa refleks cepat dan bidikan presisi, sedangkan pemain Wardeka fokus ke timing combo dan manajemen skill.

Meski begitu, ada pemain yang suka keduanya karena mencari variasi gameplay berbeda di waktu senggang.

CODM unggul di kompetisi eSports global berkat turnamen resmi yang rutin digelar tiap tahun.

Wardeka lebih unggul di komunitas RPG kasual yang suka berburu item langka dan menjelajah dunia fantasi.

Grafis CODM dibuat realistis, lengkap dengan detail senjata modern dan efek tembakan memukau.

Grafis Wardeka lebih berwarna dan bergaya fantasi dengan desain karakter yang terinspirasi anime.

Dua game ini sama-sama gratis dimainkan, tapi punya sistem mikrotransaksi berbeda untuk kosmetik dan item premium.

Menurut Polygon, CODM sukses besar di pasar mobile karena adaptasi gameplay konsolnya yang mulus ke layar sentuh.

Wardeka juga dipuji karena inovasi sistem party dan cerita interaktif yang jarang ada di RPG mobile lainnya.

Pada akhirnya, pilihan tergantung preferensi: suka aksi cepat realistis ala CODM atau fantasi penuh lore seperti Wardeka. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Game FPS #Wardeka #Mobile Gaming #Call of Duty Mobile #Esports