RADARPAPUA - RRQ kembali mencuri perhatian dunia esports lewat penampilan luar biasa mereka di VCT Pacific 2025 Stage 2.
Dalam laga menegangkan, RRQ berhasil menyingkirkan T1 yang dikenal sebagai salah satu tim raksasa di scene Valorant.
Menurut Merah Putih Esports, kemenangan RRQ ini disebut sebagai salah satu kejutan terbesar di turnamen kali ini.
Pertandingan berlangsung sangat intens dengan adu strategi yang membuat para penonton terpaku hingga ronde terakhir.
RRQ menunjukkan koordinasi tim yang solid, terutama dalam melakukan eksekusi serangan cepat dan pertahanan rapat.
T1 yang diunggulkan sejak awal justru terlihat kewalahan menghadapi permainan agresif RRQ.
Dilansir dari Merah Putih Esports, para pemain RRQ tampil dengan percaya diri dan chemistry yang semakin matang.
Kemenangan ini membuat RRQ semakin dekat untuk mengamankan tiket menuju babak playoff VCT Pacific.
Bagi fans Indonesia, kemenangan ini terasa spesial karena memperlihatkan potensi tim lokal bersaing di level internasional.
Esports memang terus berkembang pesat di Asia, khususnya di Indonesia dengan munculnya berbagai talenta baru.
Selain Valorant, PUBGM juga masih menjadi salah satu game kompetitif paling populer di Indonesia.
Di sisi komunitas PUBGM, tren yang dikenal dengan istilah Wardeka ikut meramaikan dunia game tanah air.
Wardeka adalah singkatan dari “War Desa Klasik” yang biasanya dimainkan di mode custom PUBG Mobile.
Mode ini sering dimainkan komunitas untuk seru-seruan dengan gaya barbar dan tempo cepat.
Wardeka kini semakin dikenal karena banyak kreator konten menyiarkan pertandingannya lewat YouTube atau Facebook Gaming.
Meski bukan bagian resmi dari turnamen, Wardeka membuktikan kreativitas komunitas dalam menghidupkan game.
Fenomena Wardeka juga menunjukkan bahwa ekosistem esports tak hanya soal turnamen resmi, tapi juga kreativitas pemain.
Kombinasi antara kejayaan tim besar seperti RRQ dan tren komunitas seperti Wardeka membuat dunia esports makin berwarna.
Kemenangan RRQ di VCT Pacific 2025 dan tren Wardeka di PUBGM menjadi bukti bahwa scene esports Indonesia semakin kuat.
Esports kini bukan hanya tontonan, tapi juga gaya hidup baru bagi banyak anak muda di Indonesia. (aak)
Editor : Richard Lawongan