Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Delta Force Kebangkitan Shooter Taktikal Modern

Richard Lawongan • Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:28 WIB

Delta Force
Delta Force

RADARPAPUA - Delta Force resmi kembali hadir di tahun 2025 sebagai game first-person tactical shooter modern untuk PC, mobile, dan konsol.

Game ini dikembangkan oleh Team Jade dan diterbitkan oleh TiMi Studio Group serta Garena untuk regional Asia Tenggara.

Delta Force diluncurkan di PC dan mobile pada April 2025, lalu menyusul ke konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S pada Agustus 2025.

Nama awal game ini sempat dipakai sebagai Delta Force: Hawk Ops sebelum akhirnya kembali disebut hanya “Delta Force”.

Game ini menyajikan mode Warfare, berupa pertarungan besar 32 vs 32 dengan kendaraan darat, laut, dan udara.

Mode lainnya adalah Extraction atau Hazard Operations, di mana tim bertempur untuk mengambil loot sambil mempertaruhkan nyawa dan perlengkapan.

Tersedia pula campaign Black Hawk Down yang di-remake dan bisa diunduh gratis sebagai DLC tambahan.

Team Jade juga menyiapkan roadmap konten 2025 yang mencakup penambahan beberapa operator, peta, gadget, dan kendaraan baru.

Baca Juga: CODM Season 7 Rilis, Wardeka Ikut Jadi Sorotan

Versi konsol datang bersama Season 9 bertajuk Break, lengkap dengan crossover Arknights dan DLC campaign gratis.

Game ini bahkan telah dirilis untuk PC melalui Garena di wilayah SEA, LATAM, dan Timur Tengah, lengkap dengan progres multiplatform.

Delta Force menawarkan pengalaman free-to-play tanpa sistem pay-to-win karena microtransactions hanya untuk kosmetik saja.

Meski mendapat ulasan campuran, gameplay Warfare dan Extraction dipuji karena detail serta keterlibatan strategisnya.

Game ini juga dilengkapi anti-cheat tingkat kernel untuk menjaga keadilan permainan. 

Sementara itu, di dalam negeri, komunitas game justru tetap setia dengan game lama yang punya sentuhan lokal, seperti Wardeka.

Wardeka bukan berasal dari pengembang besar, melainkan game 5v5 esports shooter buatan Indonesia yang memadukan elemen budaya dalam desainnya.

Pada dasarnya, Delta Force dan Wardeka adalah dua genre yang berbeda — satu genre FPS taktis global dan satu lagi esports shooter lokal — tapi keduanya memperlihatkan keragaman dalam industri game.

Keduanya membuktikan, baik karya internasional maupun lokal bisa tumbuh barengan dan semakin memperkaya ekosistem gaming di Indonesia. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Wardeka #GameLokal #WarfareMode #TacticalShooter #DeltaForce2025 #ExtractionMode