Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Isu Reshuffle Kabinet Menguat! Dudung Abdurachman Dikabarkan Jadi KSP, Ini Daftar Nama yang Beredar

Tina Mamangkey • Senin, 27 April 2026 | 13:30 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (credit: pertanian.go.id)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (credit: pertanian.go.id)

 

RADARPAPUA - Dinamika politik di tingkat pusat kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai kemungkinan perombakan susunan kabinet oleh Presiden. 

Sejumlah nama mulai mencuat dan disebut-sebut akan mengisi posisi strategis dalam pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4).

Informasi yang beredar menyebutkan adanya pergeseran jabatan hingga pengisian posisi baru oleh sejumlah tokoh.

Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah M. Qodari. Ia disebut akan bergeser dari posisinya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) untuk mengemban tugas baru sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) sekaligus juru bicara presiden.

Jika kabar tersebut benar, posisi KSP yang ditinggalkan Qodari dikabarkan akan diisi oleh Dudung Abdurachman, yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.

Selain itu, nama Hasan Nasbi juga turut disebut akan mendapat peran baru sebagai utusan khusus presiden di bidang komunikasi, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Presidential Communication Office (PCO).

Tak hanya itu, mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, dikabarkan akan kembali masuk dalam jajaran kabinet dengan posisi sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.

Sementara itu, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, disebut-sebut akan dipercaya mengemban jabatan sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Qodari memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih jauh. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

“Semua itu merupakan kewenangan Presiden. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari beliau,” tegasnya.

Di sisi lain, Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet belum memberikan tanggapan terkait kabar reshuffle tersebut.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana mengenai kebenaran isu perombakan kabinet.

Namun, kabar ini terus menjadi perhatian publik seiring spekulasi yang berkembang terkait arah kebijakan dan komposisi baru pemerintahan ke depan. (*)

Editor : Tina Mamangkey
#perombakan kabinet #Prabowo Subianto #Reshuffle Kabinet