Prabowo Minta Komandan Upacara dan Semua Komandan Kesatuan HUT Ke-81 RI Menghadap Presiden

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8) sore.
Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8) sore.

 

RADARPAPUA - Rangkaian Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu sore, berakhir dengan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran komandan upacara.

Setelah prosesi penurunan bendera pusaka selesai dan Bendera Negara Sang Merah Putih kembali diserahkan kepadanya, Prabowo meminta seluruh komandan petugas upacara untuk menghadap dirinya.

Permintaan itu disampaikan setelah Presiden memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib dan khidmat.

"Komandan upacara, komandan korsik, dan semua komandan kesatuan, menghadap saya, lanjutkan, kerjakan," kata Presiden Prabowo.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo setelah menerima laporan dari komandan upacara bahwa seluruh rangkaian upacara telah selesai dilaksanakan.

Momen itu berlangsung tepat setelah bendera pusaka diturunkan dan diserahkan kembali kepada Presiden.

Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas selama upacara.

Dalam momen penyerahan bendera, Presiden sempat mencium Bendera Negara Sang Merah Putih sebelum menyampaikan ucapan terima kasih dan meminta jajaran komandan menghadap kepadanya.

Baca Juga: Profil Neeltje Deliana Insjowi, Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana Merdeka yang Bercita-Cita Jadi Insinyur Pertambangan

Dalam upacara tersebut, Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi penurunan bendera juga diwarnai formasi khusus dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang membentuk angka 81 ketika bendera diturunkan.

Formasi tersebut menjadi simbol usia kemerdekaan Indonesia yang memasuki tahun ke-81.

Upacara penurunan bendera dipimpin Komandan Pasukan Kelompok 17, Baruno Wicaksono. Ia merupakan siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, putra pasangan Setiari Marwanto dan Sumartini.

Sementara itu, tugas membawa turun Bendera Merah Putih dilakukan oleh Neeltje Deliana Insjowi Werimon, pelajar SMA Negeri 8 Jayapura asal Papua. Neeltje merupakan putri pasangan Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom.

Posisi pembawa baki cadangan dipercayakan kepada Ismi Ulfaidah, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat, putri dari Rahman dan Suburia.

Setelah Presiden menyampaikan apresiasi dan memberikan arahan kepada jajaran komandan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan kirab kereta kencana pusaka Garuda Prabayeksa.

Baca Juga: Baru Pertama Ikut Seleksi Paskibraka, Celina Olivia Langsung Dipercaya Bawa Baki Merah Putih

Kereta tersebut membawa Bendera Negara Sang Merah Putih bersama naskah teks Proklamasi menuju Monumen Nasional atau Monas.

Kirab tersebut diiringi alunan musik dari pasukan drum band gabungan TNI dan Polri, menandai berlanjutnya rangkaian kegiatan setelah Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (atr)

Editor : Tina Mamangkey
HUT RI ke 81 komandan upacara Prabowo Presiden Prabowo menghadapi