RADARPAPUA - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali mengalami penyesuaian setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih memengaruhi kondisi ruang udara Tangerang dan sekitarnya.
Penutupan operasional bandara yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Senin sore kini diperpanjang hingga Senin malam.
AirNav Indonesia resmi memperpanjang masa penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Senin, 7 September 2026, pukul 23.59 WIB.
Keputusan tersebut dilakukan setelah otoritas navigasi penerbangan mengevaluasi pergerakan abu vulkanik yang masih menimbulkan risiko terhadap keselamatan penerbangan.
Perpanjangan penutupan tersebut tercantum dalam pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A3387/26, yang menggantikan NOTAMR A3373/26. Sebelumnya, penutupan operasional bandara diperkirakan hanya berlangsung sampai pukul 18.00 WIB.
Namun, hasil pemantauan terbaru menunjukkan kondisi ruang udara masih belum memungkinkan untuk kembali digunakan bagi kegiatan penerbangan.
Karena itu, operasional bandara yang telah dihentikan sejak hari sebelumnya belum dapat dibuka sesuai jadwal awal.
EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, mengatakan penyesuaian waktu penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.
AirNav Indonesia juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan tersebut dilakukan secara intensif untuk mengetahui perubahan kondisi ruang udara yang dapat berdampak terhadap aktivitas penerbangan.
Di tengah penutupan tersebut, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan penerbangan terus dilakukan.
Langkah ini diperlukan untuk meminimalkan dampak operasional sekaligus memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dapat terus diperbarui.
"Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan," ujar Hermana Soegijantoro, Senin (7/9).
Dengan adanya perpanjangan penutupan, calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari atau menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta diminta terus mengikuti informasi terbaru.
Penumpang juga diimbau berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing untuk mengetahui perubahan atau penyesuaian jadwal penerbangan.
Editor : Tina Mamangkey