Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kapolda Papua: Oksibil Tetap Aman dari Kendali KKB

Tina Mamangkey • Rabu, 20 September 2023 | 06:34 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri (Evarukdijati/Antara)
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri (Evarukdijati/Antara)

RADARPAPUA - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri menegaskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak berhasil menguasai Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Antara pada Selasa (19/9) di Timika, Kapolda Fakhiri mengatakan, "Wilayah itu masih kita kuasai dan amankan jadi tidak benar bila ada yang menyatakan KKB menguasainya."

Untuk mengatasi tudingan tersebut, Kapolda berencana untuk memperkuat upaya pembersihan kelompok yang sering menggunakan label KKB untuk tujuan merdeka, padahal mereka sebenarnya hanya melakukan ancaman kekerasan dan tindakan kriminal. Tindakan seperti itu harus diberantas, sehingga penegakan hukum akan ditingkatkan dengan mengirimkan lebih banyak personel Brimob ke sana dan melakukan penyelidikan di tempat kejadian.

Kapolda juga menyoroti insiden berulang yang terjadi di wilayah Pegunungan Bintang dan menekankan perlunya menghentikan aksi-aksi tersebut, terutama dengan pemilihan umum tahun 2024 yang semakin mendekat. Kapolda menegaskan bahwa kelompok yang mengaku sebagai Kodap 35 Bintang Timur adalah kelompok baru yang berasal dari pecahan kelompok KKB di Kiwirok, dan wilayah tersebut telah menjadi lebih kondusif, sehingga kelompok tersebut telah beralih ke kota.

Kapolda mengingatkan bahwa jika pengejaran dilakukan, mereka kemungkinan akan melarikan diri dan mengganggu distrik-distrik di sekitarnya. Oleh karena itu, keamanan harus selalu dijaga dengan ketat.

Selain itu, Kapolda Papua juga mengungkapkan keprihatinannya atas serangan-serangan yang dilakukan oleh KKB dan simpatisannya terhadap warga sipil serta pembakaran fasilitas umum. Pembakaran fasilitas umum ini berdampak buruk pada masyarakat, yang akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan atau pendidikan akibat kerusakan bangunan tersebut. Kapolda berharap agar tindakan semacam itu tidak lagi terjadi.

Dalam konteks situasi Oksibil saat ini, Kapolda Fakhiri menyatakan bahwa situasinya relatif aman dan terkendali, dengan aparat keamanan yang tetap waspada. Kontak tembak antara Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Serambakon pada Senin (18/9) mengakibatkan kematian seorang anggota Brimob dari Polda Sulawesi Utara, Briptu Agung.

Pada sore harinya, seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak di rumahnya di kampung Oksop. Selasa pagi (19/9), KKB kembali menghadang, menembak, dan menganiaya seorang ASN Pemda Pegunungan Bintang hingga mengalami luka. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Kapolda Papua #KKB #Oksibil