RADARPAPUA - Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, merespons dengan santai kritik dari calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, terkait fasilitas SMK di Jawa Tengah yang dianggap belum modern.
Ganjar menganggap bahwa kritik yang disampaikan oleh anak sulung Presiden Joko Widodo tersebut menunjukkan kesiapan untuk mengikuti debat cawapres.
Gibran sebelumnya menyampaikan komentarnya dalam sebuah dialog di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Tangerang, pekan lalu, sebagai tanggapan terhadap keluhan salah seorang santriwati mengenai teknologi yang kurang mutakhir di pondok pesantren tersebut.
"Saya senang beliau memberi catatan, jadi ini sangat bagus sekali buat saya. Kelihatan sekali kalau beliau pun siap debat gitu ya," ujar Ganjar setelah mengunjungi Pasar Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (6/12).
Ganjar menambahkan, "Jadi agak fitnah yang mengatakan beliau tidak siap debat. Beliau siap, punya catatan."
Gibran sebelumnya membagikan pengalamannya ketika menjadi Wali Kota Solo, di mana ia menemukan beberapa SMK dengan komputer jadul di Jawa Tengah.
Meskipun tanggung jawab SMK tersebut ada di bawah pemerintah provinsi yang saat itu dipimpin oleh Ganjar, Gibran nekat melakukan pembaharuan terhadap komputer-komputer tersebut meskipun bukan dalam lingkup kewenangannya.
Gibran mengakui bahwa ia membentuk konsorsium dengan perusahaan besar untuk memperbarui komputer di beberapa SMK tersebut, dengan hasil berhasil mengatasi masalah teknologi yang tertinggal di beberapa SMK di Solo.
Menanggapi hal ini, Ganjar menyebut bahwa saat pembentukan konsorsium, ia juga turut serta bersama Gibran. "Saya bersama mas Gibran bareng untuk menyusun itu," kata Ganjar. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey