RADARPAPUA -Dalam perayaan ulang tahun ke-50 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Papua, terungkap bahwa ada 16 ribu perawat yang siap memberikan pelayanan kesehatan di 29 kabupaten/kota di tanah Papua.
Meskipun jumlah ini mengesankan, Ketua DPW PPNI Provinsi Papua, Dr. Jems K.R, S.Kep.Ns., M.Sc, menyoroti tantangan penempatan perawat di daerah pedalaman yang belum optimal.
"Meskipun hampir 100 persen perawat di kota sudah terdaftar, tantangan utama kita adalah penempatan perawat di daerah pedalaman Papua," ujar Jems.
Dia juga menekankan pentingnya kesejahteraan perawat, baik dari segi penggajian maupun keselamatan kerja.
Dalam menyambut HUT PPNI yang akan datang, Jems memperingatkan tentang risiko tinggi yang dihadapi perawat dalam keselamatan kerja, sering kali terlibat dalam konflik dengan masyarakat.
Di tengah tema peringatan PPNI yang menekankan pentingnya penanganan stunting, penyakit tidak menular (PTM), dan imunisasi, Jems mendorong perawat untuk terus peduli dan bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Selain kegiatan internal, DPW PPNI Papua juga menyambut HUT PPNI dengan berbagai kegiatan sosial, seperti jalan sehat, donor darah, dan aksi bersih-bersih sampah, sebagai wujud komitmen mereka dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Papua.(cepos)
Editor : Nur Fadilah