Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kisah Misteri Suku Kanibal Asmat, Praktik Mengerikan di Hutan Papua Nugini

Nur Fadilah • Kamis, 21 Maret 2024 | 09:16 WIB

Suku Asmat di Papua Nugini pernah mempraktikkan kanibalisme.
Suku Asmat di Papua Nugini pernah mempraktikkan kanibalisme.

RADARPAPUA
-Di kedalaman hutan Papua Nugini, tersembunyi sebuah kisah yang mengejutkan dan mengerikan tentang suku kanibal Asmat.

Mereka tidak hanya berburu dan memakan jasad musuh, tetapi juga menggunakan tengkorak para korban sebagai bagian dari gaya hidup mereka yang mengerikan.

Praktik kejam ini melibatkan ritual barbar di mana setiap musuh yang tewas dianggap sebagai kesempatan untuk pesta makan beramai-ramai.

Kepala musuh diolah dengan teliti, kulitnya diikis hingga tersisa tengkorak berdaging yang kemudian dipanggang dengan menggunakan peralatan yang mirip dengan oven.

Namun, kengerian tidak berhenti di situ. Bagian-bagian tubuh yang dimutilasi juga dijadikan sebagai bagian dari upacara kedewasaan suku, diyakini bahwa kekuatan orang yang telah meninggal dapat ditransfer kepada yang hidup.

Sebagai bagian dari ritual ini, tengkorak-tengkorak musuh diubah menjadi ornamen yang didekorasi dengan indah sesuai dengan tradisi suku Asmat.

Tengkorak-tengkorak ini tidak hanya menjadi pajangan di rumah-rumah panjang suku Asmat, tetapi juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka dijadikan sebagai bantal untuk tidur atau dibelah menjadi dua untuk digunakan sebagai mangkuk bagi diet rutin mereka yang melibatkan konsumsi otak hewan dan cacing sagu.

Praktik mengerikan ini bukan hanya pertunjukan dominasi suku Asmat terhadap musuh mereka, tetapi juga merupakan warisan kultural yang menggugah rasa takjub dan kegugupan di antara mereka yang mendengarnya.

Sebuah kisah yang mengungkapkan sisi gelap dan misterius dari keberagaman budaya di Papua Nugini.(**)

Editor : Nur Fadilah
#suku asmat #kanibal #papua nugini