Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Misteri Kelam 5 Suku Kanibal yang Tetap Bertahan di Era Modern

Nur Fadilah • Kamis, 21 Maret 2024 | 09:30 WIB

Iluatrasi: Suku kanibal
Iluatrasi: Suku kanibal

RADARPAPUA
-Meskipun kita berada di era modern yang dipenuhi dengan teknologi canggih dan peradaban yang maju, ada beberapa suku yang masih mempertahankan tradisi kuno mereka, termasuk praktik kanibalisme yang mengejutkan dunia.

Berikut adalah lima suku kanibal yang masih hidup di era modern dan menjadi bahan penelitian dan perdebatan di dunia antropologi.

  1. Suku Korowai
    "Suku Korowai, yang tinggal di pedalaman Papua Barat, Indonesia, merupakan salah satu suku kanibal yang paling terkenal. Mereka telah dikenal melakukan praktik kanibalisme sebagai bagian dari kepercayaan dan tradisi spiritual mereka. Terisolasi di hutan belantara dan jarang berinteraksi dengan dunia luar, Suku Korowai tetap mempertahankan gaya hidup mereka yang unik, meskipun terus terdampak oleh perubahan modern.

  2. Suku Fore
    Suku Fore, yang tinggal di pegunungan Papua Nugini, juga terkenal karena praktik kanibalisme mereka. Tradisi ini terkait dengan kepercayaan akan memperoleh kekuatan dan keberuntungan dari mengonsumsi daging manusia yang dimasak dengan ritual khusus. Meskipun praktik kanibalisme telah menurun sejak masa kolonial, beberapa kelompok masih mempertahankannya, meski dalam skala yang lebih kecil.

  3. Suku Asmat
    Suku Asmat, juga dari Papua Barat, Indonesia, memiliki sejarah panjang dalam praktik kanibalisme sebagai bagian dari tradisi perang dan keagamaan mereka. Meskipun kontak dengan dunia luar telah mengubah sebagian besar aspek kehidupan mereka, beberapa kelompok kecil masih mempertahankan praktik tersebut.

  4. Suku Agta
    Suku Agta, yang tinggal di Filipina, dikenal karena praktik kanibalisme dalam konteks kepercayaan adat dan tradisi spiritual mereka. Meskipun praktik ini sebagian besar sudah tidak dilakukan lagi, warisan budaya mereka tetap menjadi subjek minat bagi para peneliti dan antropolog.

  5. Suku Dani
    Suku Dani, yang tinggal di Pegunungan Baliem, Papua, juga memiliki sejarah panjang praktik kanibalisme dalam konteks perang dan ritual keagamaan. Meskipun banyak aspek kehidupan mereka telah berubah seiring waktu, beberapa kelompok kecil masih mempertahankan tradisi ini sebagai bagian penting dari identitas dan warisan budaya mereka.

Meskipun praktik kanibalisme ini mungkin mengejutkan bagi banyak orang di dunia modern, bagi suku-suku ini, itu adalah bagian penting dari warisan budaya dan kepercayaan spiritual mereka.

Meskipun terisolasi dari dunia luar, pengaruh modern mulai merasuk ke dalam kehidupan mereka, dan masa depan praktik kanibalisme ini masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.(**)

Editor : Nur Fadilah
#modern #kanibal #Papua #suku