Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Operasi Tameng Papua-26, Pesawat CN235 Dikerahkan Awasi Laut Timur

Tina Mamangkey • Kamis, 30 April 2026 | 05:40 WIB
Pesawat Udara (Pesud) P-8301 tipe CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dikerahkan untuk meningkatkan pengawasan dan memperkuat keamanan perairan wilayah timur Indonesia. (Antara/Dedy Azis)
Pesawat Udara (Pesud) P-8301 tipe CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dikerahkan untuk meningkatkan pengawasan dan memperkuat keamanan perairan wilayah timur Indonesia. (Antara/Dedy Azis)

 

RADARPAPUA - Upaya menjaga kedaulatan wilayah laut di kawasan timur Indonesia terus diperkuat. 

Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III mengoperasikan pesawat patroli maritim untuk meningkatkan pengawasan, khususnya dalam mendukung Operasi Siaga Purla/Tameng Papua-26 Periode II.

Komandan Guspurla Koarmada III, Andri Kristianto, menjelaskan bahwa pengerahan Pesawat Udara (Pesud) P-8301 jenis CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) merupakan langkah strategis untuk memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman di wilayah perairan timur.

“Operasi ini sangat penting untuk memastikan kedaulatan wilayah tetap terjaga, mengingat kawasan timur Indonesia memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, baik dari potensi pelanggaran wilayah, aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan tanpa izin, hingga ancaman keamanan lainnya,” ujar dia.

Pesawat patroli maritim tersebut memiliki kemampuan pengawasan udara modern yang memungkinkan pemantauan dilakukan lebih luas dan cepat dibandingkan patroli laut konvensional.

Dengan teknologi ini, pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan di laut dapat dilakukan secara lebih efektif.

Dalam misi tersebut, Pesud P-8301 yang berasal dari Skadron Udara 800 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) diterbangkan oleh Mayor Laut (P) Wisnu Akbar di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada III.

Pesawat lepas landas dari Bandara Pattimura untuk menyisir wilayah operasi, terutama perairan Papua dan sekitarnya yang menjadi fokus dalam Operasi Tameng Papua-26.

Kehadiran patroli udara ini menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan laut terpadu yang dijalankan TNI AL, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam melindungi sumber daya alam di laut dari berbagai aktivitas ilegal.

“Penguatan patroli udara ini menjadi bagian integral dari sistem pertahanan laut terpadu. Dengan pengawasan yang intensif, kita dapat mencegah berbagai aktivitas ilegal sejak dini dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Pelaksanaan operasi tersebut juga dipantau langsung oleh jajaran pejabat terkait sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kesiapan unsur udara TNI AL tetap optimal.

Setelah menyelesaikan misi, pesawat dilaporkan kembali dan mendarat dengan aman di Bandara Pattimura Ambon, menandai berakhirnya operasi patroli udara yang berjalan lancar. (an)

Editor : Tina Mamangkey
#pesawat patroli #Guspurla Koarmada III #Gugus Tempur Laut #Papua