Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Puluhan Ribu Peserta PBI Terhapus, Pemkot Jayapura Gerak Cepat Validasi Data BPJS Kesehatan

Tina Mamangkey • Kamis, 30 April 2026 | 06:51 WIB
Pemkot Jayapura Pastikan Penerima BPJS Tepat Sasaran. Nampak dalam foto Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru. (Antara/HO-Humas Pemkot Jayapura)
Pemkot Jayapura Pastikan Penerima BPJS Tepat Sasaran. Nampak dalam foto Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru. (Antara/HO-Humas Pemkot Jayapura)

 

RADARPAPUA - Pemerintah Kota Jayapura di Jayapura tengah melakukan langkah cepat dengan memverifikasi dan memvalidasi data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, terutama setelah banyak peserta yang terhapus dari daftar penerima.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa proses ini menjadi penting setelah sekitar 63 ribu peserta program Penerima Bantuan Iuran (PBI) tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat.

"Untuk verifikasi dan validasi, kami akan melakukan dengan Dinas Sosial, kelurahan dan kampung untuk memastikan mereka benar masuk dalam kategori desil satu sampai empat atau tidak," katanya.

Proses pendataan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Kesehatan, hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Pemkot Jayapura menargetkan proses verifikasi ini dapat diselesaikan pada Kamis, 30 April 2026," ujarnya.

Dari total sekitar 280 ribu peserta BPJS Kesehatan di Kota Jayapura, kini hanya sekitar 190 ribu yang masih aktif.

Kondisi ini membuat pemerintah daerah perlu melakukan peninjauan ulang untuk memastikan jumlah warga kurang mampu yang layak menerima bantuan iuran.

Selain itu, berdasarkan data pemerintah pusat, sekitar 33 ribu peserta telah dipastikan keluar dari daftar penerima.

Oleh karena itu, langkah validasi kembali menjadi krusial guna mengetahui jumlah ideal penerima bantuan yang sebenarnya.

"Jika nantinya hasil verifikasi dan validasi data selesai dilakukan dan ada nama penerima yang tidak mampu dihapus maka kami akan berupaya untuk dikembalikan," katanya.

Melalui proses ini, Pemkot Jayapura berharap bantuan iuran BPJS Kesehatan dapat kembali tepat sasaran, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan layanan kesehatan secara optimal. (an)

Editor : Tina Mamangkey
#Wakil Wali Kota Jayapura #Peserta PBI #BPJS Kesehatan #kota jayapura #iuran bpjs kesehatan