RADARPAPUA - Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong penguatan sektor kelautan dengan menetapkan Distrik Depapre sebagai kawasan berbasis perikanan lanjutan.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyampaikan bahwa penetapan tersebut dilakukan setelah melakukan dialog langsung bersama tokoh adat dan masyarakat setempat.
"Penetapan tersebut disampaikan saat kami melakukan tatap muka bersama ondoafi dan masyarakat," katanya setelah melakukan pertemuan di Kampung Waiya, Distrik Depapre di Jayapura, Rabu.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak akan menghilangkan hak kepemilikan tanah milik masyarakat adat. Hal ini menjadi komitmen penting agar pembangunan tetap menghormati nilai-nilai lokal.
“Pemerintah tidak memiliki hak atas tanah itu, kami hanya membuka akses pembangunan sehingga tanah tetap menjadi milik masyarakat,” ujarnya.
Pengembangan kawasan Depapre akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur penunjang sektor perikanan, seperti dermaga kampung, jembatan menuju laut, serta kawasan kampung nelayan yang terintegrasi. Dengan infrastruktur tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan semakin meningkat.
Pemerintah juga memberikan apresiasi terhadap sikap terbuka masyarakat adat yang tetap menjaga nilai budaya di tengah proses pembangunan.
"Kami sangat memberikan apresiasi atas dukungan ondoafi dan masyarakat Depapre yang terbuka terhadap pembangunan tanpa mengabaikan nilai-nilai adat dan sejarah setempat," katanya.
Selain itu, ditegaskan pula bahwa setiap program pembangunan tidak akan disertai dengan pembelian tanah oleh pemerintah. Fokus utama adalah menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami tidak membeli tanah, karena itu akan menghilangkan hak masyarakat. Pemerintah hanya masuk dengan program pembangunan,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi jalannya pembangunan agar tetap sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
"Sehingga kami menargetkan Depapre bakal menjadi sentra ekonomi berbasis kelautan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka lapangan kerja baru di wilayah pesisir," katanya.
Dengan langkah ini, Depapre diharapkan berkembang menjadi kawasan unggulan berbasis perikanan yang tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat pesisir di Papua. (an)
Editor : Tina Mamangkey