Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ratusan Ribu Warga Papua Tengah Terima Bantuan Pangan, Bulog Nabire Salurkan Beras dan Minyak Goreng

Tina Mamangkey • Senin, 4 Mei 2026 | 21:47 WIB
Peluncuran distribusi bantuan pangan di Gudang Bulog Nabire, Senin (4/5/2026). (Antara/Ali Nur Ichsan)
Peluncuran distribusi bantuan pangan di Gudang Bulog Nabire, Senin (4/5/2026). (Antara/Ali Nur Ichsan)

 

RADARPAPUA - Upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia terus dilakukan. Perum Bulog Cabang Nabire menyalurkan bantuan pangan kepada 111.687 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di lima kabupaten di Papua Tengah untuk periode Februari hingga Maret 2026.

Kepala Bulog Nabire, Abdul Azis, menyampaikan bahwa setiap penerima mendapatkan paket bantuan berupa beras dan minyak goreng sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

“Total bantuan yang disalurkan mencapai 2.233.740 kilogram beras dan 446.748 liter minyak goreng untuk masyarakat penerima,” ujarnya.

Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah dengan akses terbatas terhadap bahan pangan.

Penyaluran bantuan mencakup lima kabupaten, yakni Kabupaten Nabire, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, serta Kabupaten Paniai.

Dari lima wilayah tersebut, Kabupaten Intan Jaya tercatat sebagai daerah dengan jumlah penerima terbanyak, mencapai 27.549 PBP. Selanjutnya disusul Kabupaten Nabire dengan 26.759 penerima, serta Kabupaten Dogiyai sebanyak 23.391 penerima.

Sementara itu, Kabupaten Deiyai memiliki 18.050 penerima bantuan, dan Kabupaten Paniai sebanyak 15.938 penerima yang tersebar di berbagai distrik.

Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meringankan beban masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan distribusi logistik.

“Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses pangan,” katanya.

Meski demikian, proses distribusi tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar datang dari kondisi geografis, terutama di wilayah pegunungan yang memiliki akses jalan terbatas dan sulit dilalui.

“Kami berharap ke depan ada perbaikan infrastruktur jalan agar distribusi bantuan bisa lebih lancar,” ujarnya.

Untuk menjangkau seluruh penerima, Bulog mengombinasikan distribusi melalui jalur darat dan udara. Bahkan, untuk wilayah seperti Kabupaten Intan Jaya, pengiriman bantuan harus dilakukan menggunakan pesawat karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan akses darat.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap bantuan pangan ini dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah. (an)

Editor : Tina Mamangkey
#papua tengah #Perum Bulog #penerima bantuan pangan #Bulog #bantuan