Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Banjir Kerap Rendam Konya, Pemkot Jayapura dan BWS Papua Turun Tangan

Tina Mamangkey • Kamis, 21 Mei 2026 | 06:36 WIB
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo (ketiga dari kiri) di lokasi rawan banjir di Kompleks Konya. (Antara)
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo (ketiga dari kiri) di lokasi rawan banjir di Kompleks Konya. (Antara)

 

RADARPAPUA - Warga Kompleks Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, segera mendapatkan penanganan serius terkait persoalan banjir yang selama ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat. 

Pemerintah Kota Jayapura bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua memastikan pembangunan bronjong dan perbaikan infrastruktur akan segera dilakukan di kawasan rawan banjir tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat area yang rentan mengalami longsor dan erosi, terutama saat curah hujan tinggi melanda wilayah Jayapura.

Wali Kota Abisai Rollo mengatakan pembangunan bronjong akan difokuskan pada sisi kiri dan kanan jalan di kawasan Kompleks Konya. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menahan tanah agar tidak mudah terkikis aliran air ketika hujan deras terjadi.

"Selain pembangunan bronjong, kami juga akan melakukan penimbunan jalan sepanjang kurang lebih 230 meter," katanya.

Menurut dia, kondisi jalan yang sering rusak akibat genangan air membuat aktivitas warga terganggu. Karena itu, penanganan dilakukan tidak hanya melalui pembangunan bronjong, tetapi juga perbaikan badan jalan agar akses masyarakat kembali normal.

Selain memperkuat struktur penahan tanah, pemerintah juga akan melakukan pengerukan saluran air di sekitar kawasan tersebut. Langkah itu dilakukan karena banyak drainase yang tersumbat sehingga air meluap ke jalan dan pemukiman warga ketika hujan turun.

"Penanganan banjir di Kompleks Konya membutuhkan kerja sama lintas instansi sehingga kami dan BWS Papua berkomitmen untuk bersama-sama membantu masyarakat," ujarnya.

Selama ini, warga Kompleks Konya memang sering menghadapi persoalan banjir saat musim penghujan. Genangan air tidak hanya merendam jalan lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat dan mengancam kondisi rumah warga.

Pemerintah berharap penanganan terpadu ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Dave Muchaimin, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pekerjaan yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Jayapura.

"Kami sudah melihat langsung kondisi di Kompleks Konya sehingga kami akan membantu dengan peralatan berat yang kami miliki dan bersama-sama pekerjaan ini akan segera dilaksanakan," katanya.

Ia menjelaskan dukungan dari BWS Papua akan difokuskan pada penyediaan alat berat dan bantuan teknis di lapangan agar proses pengerjaan bisa berjalan lebih cepat dan maksimal.

Kolaborasi antara Pemkot Jayapura dan BWS Papua diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Kompleks Konya.

Dengan adanya pembangunan bronjong, pengerukan drainase, serta penimbunan jalan, kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga, khususnya saat musim hujan tiba. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#pembangunan bronjong #wilayah Jayapura #Penanganan banjir #BWS Papua #pemkot jayapura