RADARPAPUA - Gelaran Piala Dunia 2026 mulai mencuri perhatian masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Nabire.
Antusiasme warga dalam menyambut turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu bahkan sudah terlihat jauh sebelum pertandingan dimulai.
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari menilai penayangan Piala Dunia 2026 melalui TVRI menjadi kabar baik bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran televisi nasional tersebut sebagai pemegang hak siar akan memudahkan warga dari berbagai kalangan untuk menikmati pertandingan tanpa perlu berlangganan layanan televisi berbayar.
“TVRI sebagai televisi nasional tentu memiliki jangkauan luas dan merakyat sehingga masyarakat dapat menyaksikan Piala Dunia tanpa harus berlangganan layanan televisi berbayar,” ujar Burhanuddin di Nabire, Kamis.
Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah yang berhasil menghadirkan siaran Piala Dunia melalui TVRI. Langkah tersebut dinilai turut meningkatkan semarak dan euforia masyarakat dalam menyambut pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Menurut Burhanuddin, tanda-tanda tingginya antusiasme warga sudah tampak di sejumlah wilayah Kabupaten Nabire.
Banyak masyarakat mulai memasang bendera negara-negara peserta sebagai bentuk dukungan terhadap tim favorit mereka yang akan berlaga di turnamen tersebut.
"Kita melihat sekarang masyarakat menunjukkan euforia yang luar biasa menyambut Piala Dunia.
Di beberapa daerah di Nabire sudah banyak berkibar bendera-bendera negara peserta yang didukung masyarakat," kata dia.
Meski menyambut positif semangat masyarakat, Burhanuddin mengingatkan agar dukungan terhadap tim favorit tetap dilakukan secara bijak.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tetap menempatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di atas segala bentuk fanatisme.
Berbagai kegiatan seperti nonton bareng (nobar), pawai, maupun bentuk dukungan lainnya dipersilakan selama tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Silakan masyarakat mengadakan kegiatan nobar atau dukungan terhadap jagoannya di Piala Dunia, termasuk pawai, tetapi tetapi tidak dilakukan secara berlebihan," tutur dia.
Burhanuddin juga memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire saat ini masih tetap terjaga dengan baik.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan menjaga situasi yang kondusif selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
"Sampai saat ini Nabire masih kondusif.," ujar dia.
Ia berharap semangat menyambut Piala Dunia dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa dukungan terhadap sepak bola dunia dapat berjalan selaras dengan menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di daerah. (ant)
Editor : Tina Mamangkey