Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Libatkan BPOM hingga Kodam, Papua Barat Awasi Ketat Konsumsi Pesparawi Nasional

Tina Mamangkey • Jumat, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr Alwan Rimosan. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr Alwan Rimosan. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)

 

RADARPAPUA - Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari pada 18–28 Juni 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan bagi seluruh kontingen yang akan hadir dalam ajang tersebut. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap makanan yang dikonsumsi peserta benar-benar aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam persiapan kegiatan berskala nasional ini. Seluruh makanan yang disajikan kepada peserta harus melalui proses pengawasan ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.

“Kami harus memastikan menu yang disajikan itu aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menggandeng sejumlah instansi untuk membentuk tim khusus pengawasan pangan. Di antaranya adalah Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari, Kesehatan Kodam XVIII/Kasuari, serta Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua Barat.

Selain itu, pengawasan teknis juga melibatkan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Papua Barat yang akan memantau langsung proses pengolahan makanan agar tetap sesuai standar gizi dan kebersihan.

Alwan menjelaskan bahwa sampel makanan akan diuji setiap hari di laboratorium BPOM Manokwari untuk memastikan kualitasnya tetap aman dikonsumsi. Ia juga menyebutkan bahwa apabila Wakil Presiden turut hadir dalam kegiatan tersebut, maka pengawasan keamanan pangan akan berada di bawah tanggung jawab Kodam.

“Sampel makanan setiap hari diperiksa di Laboratorium BPOM Manokwari. Kalau nanti Wakil Presiden hadir, maka Kodam yang bertanggung jawab soal keamanan pangan,” kata Alwan.

Selain fokus pada makanan, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga meningkatkan langkah pencegahan terhadap penyakit seperti malaria dan demam berdarah dengue (DBD). Upaya ini dilakukan melalui penyemprotan residu di dalam ruangan serta fogging di sejumlah lokasi.

Kegiatan pencegahan tersebut difokuskan pada seluruh penginapan nonhotel yang digunakan oleh kontingen dari berbagai provinsi peserta Pesparawi Nasional XIV. Dengan langkah ini, pemerintah berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan kondisi sehat, aman, dan nyaman hingga kegiatan selesai. 

Editor : Tina Mamangkey
#pesparawi #Pesparawi Nasional XIV #BPOM #makanan #papua barat