Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Produksi Ikan Tak Menentu, Papua Bangun Cold Storage untuk Jaga Pasokan

Tina Mamangkey • Jumat, 26 Juni 2026 | 06:35 WIB
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Imam Djuniawal (ujung kanan) bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen saat melepas ikan yang akan di ekspor bertempat Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu. (Antara/Qadri Pratiwi)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Imam Djuniawal (ujung kanan) bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen saat melepas ikan yang akan di ekspor bertempat Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu. (Antara/Qadri Pratiwi)

 

RADARPAPUA - Ketidakstabilan hasil produksi perikanan akibat pengaruh cuaca dan perubahan iklim mendorong Pemerintah Provinsi Papua memperkuat infrastruktur pendukung sektor kelautan. 

Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pembangunan fasilitas cold storage atau ruang penyimpanan dingin guna menjaga kualitas hasil perikanan sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Imam Djuniawal mengatakan produksi perikanan di Papua, baik dari sektor penangkapan maupun budidaya, sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perubahan iklim.

"Produksi perikanan tidak selalu stabil. Ada masa tertentu hasil tangkapan melimpah, tetapi di waktu lain mengalami penurunan akibat faktor alam," katanya di Jayapura, Kamis.

Menurut Imam, kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui penguatan infrastruktur pendukung, terutama fasilitas rantai dingin seperti pabrik es dan cold storage, agar mutu hasil tangkapan tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

"Karena itu, dibutuhkan dukungan sarana seperti pabrik es dan cold storage agar kualitas ikan tetap terjaga hingga ke pasar," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mendorong percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai pusat aktivitas perikanan terpadu, mulai dari pendaratan ikan, penyimpanan, pengolahan, hingga pemasaran.

"Selain itu dengan hadirnya koperasi nelayan yang ada nantinya diharapkan berperan sebagai penghubung antara nelayan dan pasar sehingga terdapat kepastian pembelian hasil tangkapan masyarakat pesisir," katanya lagi.

Imam menambahkan, pengembangan sektor perikanan tidak cukup hanya meningkatkan hasil tangkapan. Menurutnya, pembangunan juga harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar potensi perikanan Papua mampu memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat pesisir.

Editor : Tina Mamangkey
#Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) #produksi perikanan #cold storage #Papua