Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kapolda Papua Barat Daya dan Aceh Berganti, Polri Mutasi 1.121 Personel

Tina Mamangkey • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kedua kanan). (Antara/HO-Divisi Humas Polri)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kedua kanan). (Antara/HO-Divisi Humas Polri)

 

RADARPAPUA - Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan kembali dilakukan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan melibatkan 1.121 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kelembagaan, menyegarkan organisasi, sekaligus membuka peluang pengembangan karier bagi personel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dari total personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel memperoleh promosi jabatan maupun perpindahan jabatan setara (flat).

Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian. Posisi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri kini dijabat Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.

Selain itu, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dipercaya menjadi Kapolda Aceh, sedangkan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Pada tingkat kewilayahan, Polri juga memberikan promosi kepada 190 pejabat Kapolres/Ta/Metro/Tabes.

Bersamaan dengan itu, dibentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

"Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis," ucapnya.

Empat Polres Tipe D yang baru dibentuk berada di Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut.

Sementara itu, delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

 

Mutasi kali ini juga memberikan ruang lebih luas bagi polisi wanita (polwan) untuk menduduki jabatan strategis. Sebanyak 45 polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya menjabat sebagai Kapolres setingkat IIIA2.

"Peningkatan peran polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender," kata Trunoyudo.

Selain promosi dan rotasi jabatan, kebijakan mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan 68 lulusan Pendidikan Pengembangan Pimpinan dan Tinggi (Dikbangti) serta S3 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," ucapnya. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#kapolda papua barat daya #mutasi personel polri #Mutasi Polri #Polri