Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Berpacu dengan Waktu, SAR Timika Siapkan Pencarian Udara demi Temukan 4 Nelayan Hilang

Tina Mamangkey • Senin, 29 Juni 2026 | 19:42 WIB
Tim SAR Timika sedang melaksanakan pencarian perahu nelayan berpenumpang empat orang yang dilaporkan hilang kontak   saat mencari ikan di Perairan Atuka. (ANTARA/HO- Humas SAR Timika)
Tim SAR Timika sedang melaksanakan pencarian perahu nelayan berpenumpang empat orang yang dilaporkan hilang kontak saat mencari ikan di Perairan Atuka. (ANTARA/HO- Humas SAR Timika)

 

RADARPAPUA - Upaya pencarian terhadap sebuah longboat yang membawa empat nelayan di Perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih terus dilakukan. 

Hingga memasuki hari ketiga operasi, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan perahu maupun seluruh penumpangnya yang dilaporkan hilang kontak saat melaut.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery mengatakan, pencarian terus diperluas setelah operasi pada hari kedua belum membuahkan hasil.

" Operasi hari kedua yang kami lakukan kemarin berdasarkan perhitungan SAR Map perahu tersebut telah hanyut dan terbawa arus kurang lebih 20 nautical mile dari titik terakhir lokasi yakni Moroga dan Atuka ," ujarnya.

Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah wilayah perairan, mulai dari Perairan Atuka di Distrik Mimika Tengah hingga Perairan Manasari di Distrik Mimika Timur Jauh, serta Perairan Kokonao di Kabupaten Mimika. Namun, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

Memasuki hari ketiga pencarian, SAR Timika memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur potensi SAR, di antaranya Kepolisian Sektor Kokonao, Kepolisian Sektor Potowayburu, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian.

" Jika ada yang melihat perahu dengan ciri warna oranye dan putih biru dengan panjang kurang lebih 17 meter bermesin ganda mohon bisa diinformasikan ke SAR Timika. Kita berdoa dan berharap empat orang penumpang daripada perahu ini ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.

Selain pencarian melalui jalur laut, SAR Timika juga berencana berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara agar operasi pencarian dapat dilakukan dari udara.

"Kalau bisa melalui udara maka akan lebih efektif dan efisien untuk pencarian perahu dengan penumpang empat orang tersebut," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima SAR Timika, keempat nelayan tersebut berangkat mencari ikan sejak Selasa (23/6). Mereka dijadwalkan kembali ke daratan pada Kamis (25/6).

Keluarga sempat berkomunikasi dengan salah seorang nelayan pada Rabu (24/6). Dalam percakapan tersebut, mereka memastikan akan kembali sesuai jadwal pada Kamis (25/6).

Namun hingga waktu yang dijanjikan, para nelayan tidak kunjung pulang dan seluruh upaya menghubungi mereka juga tidak membuahkan hasil.

Merasa khawatir, keluarga bersama masyarakat setempat terlebih dahulu melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak berhasil menemukan keberadaan longboat tersebut.

Karena pencarian awal tidak membuahkan hasil, keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada SAR Timika pada Sabtu (27/6), sehingga operasi pencarian gabungan segera dilakukan untuk menemukan keempat nelayan yang masih hilang. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#kabupaten mimika #nelayan hilang #perahu nelayan #tim sar