Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

16 Sajam hingga Senapan Angin Disita, TNI-Polri Gelar Razia di Puncak Jaya

Tina Mamangkey • Selasa, 30 Juni 2026 | 10:42 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polri menyita 16 bilah senjata tajam, satu pucuk senapan angin, satu busur beserta anak panah, serta enam ketapel dalam patroli skala besar dan razia yang digelar di wilayah hukum Polres Puncak Jaya. (antara).
Aparat gabungan TNI dan Polri menyita 16 bilah senjata tajam, satu pucuk senapan angin, satu busur beserta anak panah, serta enam ketapel dalam patroli skala besar dan razia yang digelar di wilayah hukum Polres Puncak Jaya. (antara).

 

RADARPAPUA - Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, aparat gabungan TNI dan Polri melaksanakan patroli skala besar di wilayah hukum Polres Puncak Jaya, Papua Tengah. Kegiatan ini juga diiringi dengan razia terhadap barang-barang berbahaya yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di lapangan.

Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil menyita sejumlah barang berbahaya, yakni 16 bilah senjata tajam, satu pucuk senapan angin, satu busur beserta anak panah, serta enam ketapel. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono mengatakan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi tindak kriminal maupun aksi premanisme, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli gabungan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran TNI dan Polri di lapangan juga sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya, dilansir dari Antara, Senin (29/6).

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Puncak Jaya bersama unsur TNI yang dipimpin Pasiter Kodim 1714/Puncak Jaya Letda Czi Toding Gayang dan Danwaltis Yonif Raider 136/Tuah Sakti Letda Inf. Denar Orba.

Sebanyak lima kendaraan roda empat dikerahkan untuk menyisir 14 titik strategis di Kota Mulia. Lokasi patroli meliputi kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Jalan Poros Papua, Pasar Central Mulia, Pasar Nagalomuni, RSUD Mulia, SPBU ACP Mulia, serta sejumlah kawasan permukiman warga.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polres Puncak Jaya AKP Matheus Tanggu Ate. Dalam apel tersebut, para personel menerima arahan terkait sasaran patroli serta pelaksanaan razia di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan masyarakat, tetapi juga memberikan imbauan agar warga tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dari hasil razia, aparat kembali menegaskan temuan barang bukti berupa 16 bilah parang, satu pucuk senapan angin, satu busur beserta anak panah, serta enam ketapel yang kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang sesuai ketentuan hukum.

Ia juga meminta masyarakat untuk segera melapor kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, selama pelaksanaan patroli gabungan, situasi di wilayah Kota Mulia terpantau aman dan kondusif.

“Aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan semakin meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap kita, TNI dan Polri,” katanya.

Editor : Tina Mamangkey
#Polres Puncak Jaya #patroli gabungan #senjata tajam #razia #tni-polri