RADARPAPUA - Proses evakuasi jenazah pilot PT Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Goselin (29), warga negara Amerika Serikat yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terus dilakukan.
Setelah berhasil dievakuasi ke Timika, jenazah dijadwalkan diterbangkan ke Jayapura untuk disemayamkan.
Direktur PT Associated Mission Aviation (AMA), Bob Kayadu, mengatakan jenazah Nicholas akan dibawa ke Jayapura menggunakan pesawat milik AMA setelah terlebih dahulu diterima tim perusahaan di Timika. Nantinya, jenazah akan disemayamkan di hanggar AMA yang berada di Sentani, Kabupaten Jayapura.
"Tim AMA di Timika akan menerima jenazah Pilot Nich dari Satgas Koops TNI Habema dan akan menerbangkannya ke Jayapura menggunakan pesawat milik AMA," kata Bob Kayadu kepada ANTARA yang dihubungi dari Jayapura, Jumat.
Bob menjelaskan, insiden yang menimpa pilot pesawat PT AMA tersebut merupakan peristiwa tragis pertama yang dialami perusahaan sejak mulai beroperasi di Tanah Papua.
Menurutnya, selama 67 tahun melayani penerbangan di wilayah Papua, PT AMA belum pernah mengalami kejadian di mana pesawat maupun awaknya menjadi korban tindak kekerasan.
"Kami sangat menyayangkan kekerasan yang dialami pilot yang memang bertugas melayani masyarakat di pedalaman Tanah Papua, karena hal ini berbeda bila meninggal karena insiden," kata Bob Kayadu.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna mengatakan personel Koops TNI Habema telah mengevakuasi jenazah Nicholas dari Balinggama menuju Timika pada Jumat (3/7) menggunakan tiga helikopter.
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 06.45 WIT. Dalam perjalanan menuju Timika, rombongan sempat singgah di Wamena untuk mengisi bahan bakar sebelum kembali melanjutkan penerbangan.
Setibanya di Timika, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) Timika untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum diserahkan kepada pihak PT AMA.
Sebelumnya, pesawat AMA dengan rute Wamena–Balinggama–Wamena dan nomor penerbangan PK-RCY diduga dibakar oleh anggota KKB sesaat setelah mendarat di Balinggama pada Kamis (2/7). Saat itu, pesawat mengangkut tujuh orang penumpang.
Ketujuh penumpang tersebut adalah Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso. (ant)
Editor : Tina Mamangkey