RADARPAPUA - Satu lagi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Selatan memutuskan meninggalkan kelompoknya dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Anggota bernama Yujin Butiop itu menyatakan kesetiaannya kepada NKRI dengan menyerahkan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan laras panjang beserta bendera Bintang Kejora yang selama ini dibawanya.
Kepala Penerangan Satgas Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna mengatakan, Yujin Butiop merupakan anggota KKB Papua Selatan yang berada di bawah pimpinan Marius Murib.
Selain membawa senpi laras panjang rakitan, Yujin juga menyerahkan bendera Bintang Kejora sebagai bagian dari proses kembalinya ke NKRI.
"Yujin Butiop dilaporkan telah menyatakan diri kembali ke NKRI dengan membawa satu pucuk senpi rakitan," kata Kaops Satgas TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna, Senin.
Letkol Inf Wirya mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, pimpinan KKB Papua Selatan, Marius Murib, saat ini menetap di Kampung Kuem, Papua Nugini (PNG).
Ia menjelaskan, keputusan Yujin untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi terjadi pada Minggu (12/7). Langkah tersebut merupakan hasil pendekatan persuasif yang dilakukan prajurit Yonif 403/WP yang bertugas di Pos TNI Rawa Busstop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel.
Kampung Rawa Busstop di Distrik Jair merupakan salah satu wilayah strategis di Tanah Papua yang berada di kawasan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.
Menurut Letkol Inf Wirya, pendekatan yang dilakukan prajurit TNI mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan melalui dialog serta membangun kepercayaan. Upaya tersebut akhirnya mendorong Yujin untuk meninggalkan kelompok bersenjata dan kembali menjadi bagian dari NKRI.
"Melalui pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan dengan membuka ruang dialog, membangun kepercayaan, maka Yujin Butiop, yang sebelumnya adalah anggota KKB pimpinan Marius Murib menyatakan kembali ke NKRI," kata Letkol Inf Wirya.
Lebih lanjut, ia mengatakan keputusan tersebut juga dilatarbelakangi keinginan Yujin agar anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik. Yujin yang diketahui memiliki empat orang anak berharap mereka dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.
"Yujin ingin anaknya terutama yang nomor dua dapat bersekolah dengan fasilitas yang lebih baik," kata Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna. (ant)
Editor : Tina Mamangkey