Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Viral Video Mama-Mama Papua Digantung OTK, Koops TNI Habema: Sangat Keji dan Biadab

Tina Mamangkey • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:55 WIB
Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna. (Koops TNI Habema)
Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna. (Koops TNI Habema)

 

RADARPAPUA - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah mama-mama Papua diduga digantung oleh orang tak dikenal (OTK) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di berbagai platform media sosial. 

Rekaman tersebut memicu keprihatinan karena menampilkan dugaan tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang hingga kini masih dalam proses pendalaman.

Dalam narasi yang menyertai video itu disebutkan bahwa para korban diduga menjadi sasaran tindakan keji oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Namun, hingga saat ini informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Video yang diunggah melalui akun @kualimerahputih juga menyebutkan bahwa mama-mama Papua tersebut diduga digantung karena dituduh membawa racun. Meski demikian, informasi mengenai penyebab maupun pelaku dalam peristiwa tersebut masih belum dapat diverifikasi.

Rekaman yang beredar memperdengarkan suara teriakan dan rintihan kesakitan dari para mama-mama Papua, sementara beberapa orang tampak berada di sekitar lokasi kejadian.

Tayangan itu pun memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat yang berharap peristiwa tersebut segera diungkap secara tuntas.

"Peristiwa ini memicu keprihatinan publik. Apabila informasi tersebut benar, berbagai pihak berharap insiden ini dapat diusut secara menyeluruh dan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku," tulis akun tersebut.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui keberadaan rekaman tersebut.

Ia mengatakan tim Koops TNI Habema saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan fakta di balik video yang viral di media sosial.

”Benar, sementara lagi didalami tim,” ungkap Wirya saat dikonfirmasi pada Rabu malam (15/7).

Wirya menegaskan bahwa pihaknya memandang tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil sebagai perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.

Menurutnya, OPM selama ini kerap melakukan aksi yang mengakibatkan warga sipil mengalami luka-luka bahkan kehilangan nyawa.

Ia juga menyebut berbagai aksi yang selama ini terjadi di Papua menunjukkan adanya tindakan kekerasan yang dinilai tidak manusiawi.

”Iya sangat keji dan biadab, OPM itu tidak manusiawi,” beber perwira menengah dengan dua kembang di pundak tersebut.

Meski demikian, Wirya belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai lokasi, waktu kejadian, maupun identitas para korban dalam video tersebut.

Ia menegaskan bahwa seluruh informasi masih terus didalami oleh tim Koops TNI Habema yang bertugas di Papua sebelum dapat disampaikan secara resmi kepada publik.

Hingga kini, proses pendalaman masih berlangsung guna memastikan keaslian video serta mengungkap kronologi sebenarnya dari peristiwa yang terekam dalam rekaman tersebut.

Aparat diharapkan dapat memperoleh fakta yang lengkap sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar berdasarkan hasil penyelidikan yang akurat. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
mama papua digantung mama papua TNI OPM Video Viral