Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Pengintaian Koops Habema TNI Ungkap Ladang Ganja Tersembunyi di Yahukimo, 5.000 Batang Ditemukan

Tina Mamangkey • Jumat, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB
Personel Koops Habema TNI saat menemukan ladang ganja di Papua Pegunungan, Senin (13/7/2026) (ANTARA/Ho-Koops Habema)
Personel Koops Habema TNI saat menemukan ladang ganja di Papua Pegunungan, Senin (13/7/2026) (ANTARA/Ho-Koops Habema)

 

RADARPAPUA - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Papua kembali membuahkan hasil. Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja yang berada di dua lokasi berbeda di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (13/7).

Dalam siaran pers Koops Habema TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, disebutkan bahwa aparat menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang tersebar di dua titik, yakni Kampung Kima dan Kampung Air Garam.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa penemuan ladang ganja tersebut dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi yang berada di bawah kendali Komando Operasi (Koops) TNI Habema.

Menurut Wirya, pengungkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima personel saat melaksanakan kegiatan patroli di wilayah Kabupaten Yahukimo. Informasi mengenai dugaan keberadaan ladang ganja kemudian ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan dan penelusuran di lapangan.

Setelah memastikan informasi tersebut valid, personel TNI bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat penanaman tanaman terlarang tersebut. Sebelum melakukan pemeriksaan, prajurit terlebih dahulu melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang dicurigai.

"Personel juga melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman," kata Wirya.

Setibanya di dua kampung tersebut, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi menemukan ladang ganja yang telah ditanami ribuan batang tanaman.

"Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi," terang Wirya.

Selain menemukan ribuan tanaman ganja, aparat juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, termasuk satu unit busur dan puluhan anak panah yang diduga berkaitan dengan aktivitas di area tersebut.

Saat ini, Koops TNI Habema masih melakukan pendalaman untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan maupun pemeliharaan ladang ganja tersebut. TNI juga akan berkoordinasi dengan kepolisian agar proses penegakan hukum dapat dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya," tutup Wirya.

Koops Habema TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pencegahan peredaran narkotika di wilayah Papua, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait demi menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba. 

Editor : Tina Mamangkey
Koops TNI Habema ladang ganja Pegunungan Yahukimo Ganja