Tujuh Hari Dicari, Basarnas Akhirnya Tutup Operasi Pencarian Presenter TVRI Papua Barat

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:34 WIB
Tim SAR gabungan melakukan operasi pada hari ketujuh untuk mencari presenter TVRI Papua Barat yang hanyut teseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Pegunungan Arfak, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Basarnas Manokwari)
Tim SAR gabungan melakukan operasi pada hari ketujuh untuk mencari presenter TVRI Papua Barat yang hanyut teseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Pegunungan Arfak, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Basarnas Manokwari)

 

RADARPAPUA - Upaya pencarian terhadap presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, akhirnya dihentikan. 

Setelah berlangsung selama tujuh hari, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari memutuskan menutup operasi pencarian setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, termasuk Tim SAR gabungan, potensi SAR, serta pihak keluarga korban.

Kepala Kantor Basarnas Manokwari Yefri Sabaruddin mengatakan keputusan penghentian operasi dilakukan pada Jumat pukul 18.15 WIT setelah seluruh tahapan pencarian sesuai prosedur telah dilaksanakan.

“Sesuai standar operasional prosedur, telah dilaksanakan selama tujuh hari namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata Yefri.

Sebelum operasi resmi ditutup, Tim SAR gabungan tetap melakukan pencarian terakhir pada hari ketujuh. Pencarian dimulai sekitar pukul 07.30 WIT dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.

Yefri menjelaskan, pencarian difokuskan pada celah-celah batu di sekitar lokasi kejadian, penyisiran aliran sungai sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer, serta pemantauan melalui udara menggunakan drone thermal dengan jangkauan radius sekitar 1 hingga 2 kilometer.

Selain pencarian langsung di lapangan, Tim SAR juga melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

“Hingga pukul 17.50 WIT, seluruh area yang menjadi fokus pencarian sudah diperiksa, namun korban belum berhasil ditemukan,” kata Yefri.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur ikut terlibat, mulai dari personel Kantor SAR Manokwari, Tim K9 Polda Papua Barat, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, personel TVRI, hingga masyarakat setempat.

Tim SAR gabungan juga mendapatkan dukungan berbagai perlengkapan untuk menunjang proses pencarian, seperti rescue car, kendaraan operasional TNI-Polri, ambulans, drone thermal, sepeda motor trail, peralatan komunikasi, perlengkapan SAR air, peralatan mountaineering, serta perlengkapan evakuasi.

Selama menjalankan operasi selama tujuh hari, tim menghadapi berbagai tantangan di medan pencarian.

Kondisi cuaca yang cepat berubah, kabut tebal di jalur menuju lokasi, suhu dingin, arus sungai yang deras, serta bebatuan besar dan licin menjadi sejumlah kendala yang harus dihadapi oleh personel di lapangan.

Yefri menyebut kondisi medan tersebut membuat setiap tahapan pencarian harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan tinggi demi menjaga keselamatan seluruh anggota tim.

“Sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dalam setiap tahapan pencarian. Terima kasih atas dukungan dari semua unsur SAR, instansi yang terlibat, masyarakat dan keluarga korban yang turut terlibat dalam operasi selama tujuh hari,” kata Yefri.

Dengan dihentikannya operasi SAR ini, Basarnas tetap mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan informasi atau tanda-tanda terkait keberadaan korban. Tim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian Yanto Idorway sejak awal kejadian. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
presenter tvri papua barat hanyut pegunungan arfak Basarnas Papua Barat basarnas tim sar