5 Pekerja Jalan Tewas Diserang KKB di Tolikara, Aparat Gabungan Lakukan Pengejaran

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:38 WIB
Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto. (ANTARA/Evarukdijati)
Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto. (ANTARA/Evarukdijati)

 

RADARPAPUA - Aksi penyerangan terhadap pekerja pembangunan jalan di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, menjadi perhatian aparat keamanan. Tim gabungan TNI-Polri kini melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap pekerja jalan PT SHJ di Distrik Wokini.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Tri Purwanto mengatakan, pengejaran dilakukan terhadap kelompok KKB pimpinan Botak Wanimbo dan kelompok Teranus Enumbi yang diduga menyerang kamp pekerja pada Minggu (2/8) malam.

"Pengejaran dilakukan terhadap KKB pimpinan Botak Wanimbo dan kelompok Teranus Enumbi yang menyerang pada Minggu (2/8) malam hingga menewaskan karyawan PT.SHJ," kata Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto kepada Antara, Senin di Jayapura.

Tri menjelaskan, penyerangan terjadi ketika para pekerja sedang beristirahat di kamp milik PT SHJ. Beberapa pekerja yang selamat diketahui berada di ruangan atau kamar berbeda dari lokasi korban saat kejadian berlangsung.

"Tiga karyawan sempat kabur ke Mulia dengan membawa jenazah tiga orang rekannya, kata Tri Purwanto.

Berdasarkan laporan yang diterima aparat, terdapat empat jenazah korban yang telah berhasil diidentifikasi. Salah satu jenazah yang dievakuasi ke Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara, diketahui bernama Arman Sibarani.

Selain Arman Sibarani, tiga korban lainnya yang telah teridentifikasi yakni Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga.

Para korban diketahui merupakan pekerja proyek pembangunan jalan yang dikerjakan oleh Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Papua Tengah. Mereka menjadi korban dalam aksi kekerasan saat menjalankan pekerjaan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat di Tanah Papua.

Kapendam XVII Cenderawasih menegaskan, pihaknya mengecam keras aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB karena telah menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil.

"Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan KKB karena telah merenggut nyawa warga sipil yang bekerja membangun infrastruktur bagi kepentingan masyarakat di Tanah Papua," ujar Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan upaya pengejaran terhadap kelompok yang diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
Kapendam XVII Cenderawasih pekerja tewas Papua Pegunungan Serangan KKB KKB