Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Robbi Suryadi mengatakan aparat TNI-Polri masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kelompok yang diduga melakukan penembakan terhadap warga di sekitar lokasi pelaksanaan FBLB.
KKB diduga menembaki warga yang hendak menyaksikan festival tersebut. Namun, hingga kini aparat belum dapat memastikan kelompok mana yang bertanggung jawab atas aksi tersebut karena petugas lebih dahulu berfokus mengamankan warga di sekitar lokasi.
"Aparat keamanan langsung berupaya mengamankan warga yang berada di sekitar tempat pelaksanaan FBLB-2026, sehingga belum bisa memastikan pelaku penembakan berasal dari kelompok mana, kata Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robbi Suryadi kepada ANTARA, Sabtu malam.
Robbi mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, dua warga yang terkena tembakan telah dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.
Baca Juga: Warga Papua Bisa Bernapas Lega, Harga LPG Ditargetkan Turun Sama dengan Jawa
"Kondisi kedua korban yang mengalami luka tembak stabil," kata Robbi Suryadi.
Insiden tersebut terjadi ketika pelaksanaan FBLB yang digelar di Walesi memasuki rangkaian akhir kegiatan.
Festival tersebut berakhir pada Sabtu (8/8), tetapi pelaksanaannya diwarnai aksi penembakan yang diduga dilakukan KKB terhadap warga yang hendak menyaksikan kegiatan budaya tersebut.
Dua warga yang menjadi korban dalam kejadian itu masing-masing mengalami luka pada bagian tubuh yang berbeda. Laode Muhammad, 43 tahun, terkena tembakan di bagian lutut. Sementara Salbia, 50 tahun, mengalami luka tembak pada paha kanan.
Setelah kejadian, aparat keamanan langsung melakukan langkah pengamanan terhadap warga yang berada di sekitar lokasi festival. Penyelidikan kemudian dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.
TNI-Polri masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut, sementara kondisi kedua korban yang menjalani perawatan di RSUD Wamena dilaporkan stabil. (ant)
Editor : Tina Mamangkey