Penembakan di FBLB Terungkap, Kapendam Sebut Kelompok KKB Kodap III Ndugama

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Aparat keamanan saat mengungsikan warga yang sedang berada di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem sesaat setelah aksi penembakan yang dilakukan KKB di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)
Aparat keamanan saat mengungsikan warga yang sedang berada di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem sesaat setelah aksi penembakan yang dilakukan KKB di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)

 

RADARAPAPUA - Insiden penembakan yang melukai dua warga sipil di sekitar lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kini telah mengarah pada kelompok tertentu. 

Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto mengatakan hasil penyelidikan mengindikasikan pelaku merupakan anggota KKB dari Kodap III Ndugama.

Akibat penembakan yang dilakukan kelompok tersebut menyebabkan dua warga sipil mengalami luka tembak dan saat ini ditangani paramedis di RSUD Wamena, kata Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto kepada ANTARA, di Jayapura, Sabtu malam.

Ia mengatakan, penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di sekitar lokasi pelaksanaan FBLB di Walesi diduga akibat kelompok tersebut semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas TNI di wilayah tersebut.

"TNI dalam upaya melindungi masyarakat, berupaya mempersempit ruang gerak KKB sehingga penembakan yang terjadi di Walesi, Sabtu (8/8) diduga untuk mengganggu situasi keamanan di tengah berlangsungnya kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang dilaksanakan sejak Jumat (7/8).

Baca Juga: 2 Warga Tertembak Saat Hendak Nonton Festival Budaya Lembah Baliem

“Kami mengecam aksi penembakan terhadap warga sipil dan memastikan tidak akan memberikan ruang bagi KKB untuk mengganggu keamanan masyarakat,” tegas Kolonel Inf Tri Purwanto.

Penembakan terjadi sekitar pukul 12.50 WIT, dengan lokasi kejadian berada kurang lebih 500 meter dari pintu masuk FBLB.

Saat itu, kedua korban tengah dalam perjalanan menuju area festival untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Aparat menduga aksi tersebut dilakukan kelompok OPM Kodap III/Ndugama.

Dalam insiden itu, Laode Muhammad, 43 tahun, mengalami luka tembak pada bagian lutut. Sementara Salbia, 50 tahun, terkena tembakan di paha kanan. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
penembakan di wa Kapendam XVII Cendrawasih KKB tembak warga sipil TNI KKB