RADARPAPUA - Penyelidikan kasus penembakan yang terjadi di sekitar kawasan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, masih terus dilakukan aparat gabungan.
Tim yang terdiri dari personel Polres Jayawijaya dan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) kini mendalami dugaan keterlibatan kelompok KKB EK-PN dalam insiden yang menyebabkan dua warga terluka.
Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap keterlibatan pihak yang diduga berada di balik penembakan tersebut.
"Personel gabungan masih menyelidiki keterlibatan anggota KKB kelompok EK-PN dalam kasus penembakan terjadi Sabtu (8/8) hingga menyebabkan dua orang terluka, " kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani saat dihubungi dari Jayapura, Senin.
Faizal menjelaskan, dua warga sipil menjadi korban dalam kejadian tersebut. Keduanya diketahui sedang menjalankan aktivitas mengantar makanan ketika terkena tembakan.
Setelah laporan mengenai penembakan diterima, personel gabungan segera mengambil langkah pengamanan dan mengevakuasi warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Jangan Cuma Tergiur Fitur dan Harga! Ini 5 Panduan Cerdas Memilih Mobil SUV Sesuai Kebutuhan
Para pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara, turut diarahkan menuju Kantor Bupati Jayawijaya di Wamena untuk menghindari risiko keamanan lebih lanjut.
Aparat juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendapatkan petunjuk yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi lokasi, posisi kendaraan korban, kondisi kendaraan, hingga barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi.
Dari pemeriksaan tersebut, tim menemukan bekas tembakan dan serpihan proyektil pada kendaraan korban dengan nomor polisi PA 8418 Z. Temuan tersebut menjadi salah satu bagian penting yang sedang didalami penyidik.
"Di kendaraan tersebut ditemukan tiga titik atau bekas tembakan, yakni dua titik pada bagian pintu pengemudi dan satu titik pada bagian depan kendaraan atau kap mesin, delapan butir selongsong PIN kaliber 5,56 mm, satu lembar jaket, serta satu buah proyektil GLM," kata Irjen Pol Faizal.
Selain olah TKP dan pemeriksaan barang bukti, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 juga terus memberikan dukungan terhadap penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Jayawijaya.
Dukungan tersebut dilakukan melalui pengembangan informasi, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan terhadap barang bukti, serta koordinasi dengan berbagai jajaran terkait.
Proses penanganan perkara tidak berhenti pada pengumpulan bukti. Personel gabungan juga melakukan langkah-langkah di lapangan untuk mencari pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.
“Selain mendukung proses penyelidikan, personel gabungan di lapangan juga melakukan pemantauan, pencarian, pengejaran, dan penyekatan terhadap pihak yang diduga terlibat," kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani.
Baca Juga: Cari Motor Hemat Bensin? Ini 5 Pilihan Irit untuk Temani Aktivitas Harian
Dengan berbagai langkah tersebut, aparat masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan pihak yang terlibat dalam insiden penembakan di kawasan FBLB Walesi serta mengungkap fakta berdasarkan bukti yang ditemukan di lapangan. (ant)
Editor : Tina Mamangkey