64.000 Pelajar dan Mahasiswa Papua Tengah Dapat Pendidikan Gratis, Mahasiswa Luar Negeri Ikut Dibiayai

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 13:29 WIB
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menyampaikan program pendidikan gratis Pemprov Papua Tengah usai peringatan HUT ke-81 RI di Nabire, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Ali Nur Ichsan)
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menyampaikan program pendidikan gratis Pemprov Papua Tengah usai peringatan HUT ke-81 RI di Nabire, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Ali Nur Ichsan)

 

RADARPAPUA - Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperluas akses pendidikan melalui program pendidikan gratis.

Pada tahun ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 64.000 pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pendidikan.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Senin, mengatakan pemerintah daerah membiayai pendidikan lebih dari 58.000 siswa dan sekitar 6.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah.

“Pemprov Papua Tengah tahun ini membiayai lebih dari 58.000 siswa SMP, SMA, SMK, SLB, dan asrama sekolah dan sekitar 6.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah,” katanya.

Program tersebut mencakup siswa SMP, SMA, SMK, SLB, serta sekolah berasrama.

Dukungan pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa Papua Tengah yang melanjutkan studi di berbagai daerah, termasuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Baca Juga: Kontak Tembak TNI-KKB Pecah di Jila, Satu Prajurit Gugur dan Dua Terluka

Khusus mahasiswa di luar negeri, Pemprov Papua Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar per tahun melalui skema hibah.

Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda Papua Tengah memperoleh pendidikan tinggi sekaligus mengurangi risiko anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Meki menegaskan perluasan akses pendidikan harus diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Karena itu, pemerintah daerah turut memberikan dukungan sertifikasi bagi guru sekaligus tambahan insentif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Selama 2 tahun ini kita juga membiayai 1.800 guru untuk mendapatkan sertifikat, sehingga guru bisa mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dengan tambahan insentif,” katanya.

Meki berharap seluruh program pendidikan yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa, mahasiswa, guru, dan sekolah penerima manfaat.

Pemerintah daerah ingin program tersebut tidak hanya meningkatkan kecerdasan generasi muda, tetapi juga membentuk karakter dan semangat untuk membangun masa depan Papua Tengah.

Baca Juga: OPM Tembak Seorang Warga di Tolikara, Aparat Buru Pelaku

"Kami ingin anak-anak Papua Tengah tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, dan semangat untuk terus maju," ujarnya. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
papua tengah gubernur papua tengah pendidikan gratis beasiswa pelajar Mahasiswa