Profil Neeltje Werimon, Siswi Papua Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera HUT RI yang Bercita-Cita Jadi Insinyur Pertambangan

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:34 WIB
Neeltje Deliana Insjowi, anggota Paskibraka yang mewakili Provinsi Papua, membawa baki bendera Sang Merah Putih saat Upacara Penurunan Bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Bayu Pratama S)
Neeltje Deliana Insjowi, anggota Paskibraka yang mewakili Provinsi Papua, membawa baki bendera Sang Merah Putih saat Upacara Penurunan Bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Bayu Pratama S)

 

RADARPAPUA - Sosok Neeltje Deliana Insjowi Werimon menjadi salah satu perhatian dalam Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore. 

Siswi asal Jayapura, Papua, tersebut dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki bendera dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tugas tersebut menjadi momen penting bagi Neeltje karena ia harus membawa bendera dari tiang menuju mimbar kehormatan dan menyerahkannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Jutaan masyarakat menyaksikan prosesi tersebut, baik secara langsung maupun melalui siaran televisi.

Neeltje menyadari bahwa tugas yang diembannya tidak memberi banyak ruang untuk melakukan kesalahan. Rasa gugup pun muncul ketika dirinya berjalan membawa baki menuju mimbar kehormatan.

Namun, kebanggaan karena dapat menjalankan tugas kenegaraan di Istana Merdeka membuatnya mampu mengatasi rasa gugup tersebut.

"Tentu gugup sekali karena harus melakukan tugas yang sangat berat ini, tetapi, sisi lain (saya) juga excited karena bisa melakukan pengibaran di Istana dan bertemu dengan Bapak Presiden," kata Neeltje saat ditemui selepas menjalankan tugas.

Neeltje merupakan siswi SMA Negeri 8 Kota Jayapura yang terpilih menjadi anggota Paskibraka untuk mewakili Provinsi Papua.

Kepercayaan membawa baki bendera dalam Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka menjadi pengalaman berharga yang tidak akan mudah dilupakannya.

Setelah tugasnya selesai, perasaan lega dan haru dirasakan Neeltje. Ia merupakan putri pasangan Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom.

Di tengah kebahagiaan karena berhasil menyelesaikan tugas, Neeltje juga merasakan kesedihan karena harus berpisah dengan teman-teman sesama anggota Paskibraka.

Selama kurang lebih satu bulan, Neeltje dan puluhan anggota Paskibraka lainnya menjalani berbagai rangkaian persiapan.

Mereka mengikuti pembekalan serta latihan fisik dan mental secara bersama-sama. Proses latihan tersebut membuat hubungan di antara para anggota semakin dekat dan akrab.

Makna HUT Ke-81 RI bagi Neeltje

Keterlibatan langsung dalam upacara di Istana Merdeka membuat peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki makna khusus bagi Neeltje.

Baginya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan dan jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

Neeltje menyadari bahwa kesempatan yang dimiliki generasi muda saat ini tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan. Kemerdekaan memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengejar pendidikan dan mewujudkan cita-cita mereka.

Salah satu impian Neeltje adalah menjadi seorang insinyur pertambangan. Ia berharap pengalaman selama menjadi anggota Paskibraka, termasuk menjalankan tugas di Istana Merdeka, dapat menjadi bekal penting untuk perjalanan hidupnya sekaligus membantu mewujudkan cita-cita tersebut.

Pengalaman menjalani pelatihan selama sekitar satu bulan juga menjadi pembelajaran tersendiri bagi Neeltje.

Latihan fisik, mental, kedisiplinan, serta kebersamaan dengan anggota Paskibraka lainnya menjadi pengalaman yang diharapkan dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat untuk menghadapi masa depan.

Di penghujung pengalamannya sebagai Paskibraka dalam peringatan HUT Ke-81 RI, Neeltje turut menyampaikan harapan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap Presiden selalu diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat menyaksikan Indonesia berkembang menjadi bangsa yang lebih baik.

"Semoga Bapak panjang umur, sehat selalu, dan bisa melihat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang jauh lebih baik lagi, dan bisa melihat kami generasi muda menjadi harapan baru bangsa," ujar Neeltje. (atr)

Editor : Tina Mamangkey
Neeltje Deliana Insjowi HUT RI ke 81 Pembawa Baki Upacara Bendera di Istana Negara Papua