Kabut Asap Selimuti Mimika, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:55 WIB
Kepala Dinas Kesehatan  Mimika Godfried Maturbongs. (ANTARA/Marselinus Nara)
Kepala Dinas Kesehatan Mimika Godfried Maturbongs. (ANTARA/Marselinus Nara)

 

RADARPAPUA - Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membuat Dinas Kesehatan setempat mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan. 

Warga diminta membiasakan diri menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah, untuk mengurangi risiko terpapar debu dan asap.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika Godfried Maturbongs di Timika, Senin, mengatakan penggunaan masker penting untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat menghirup debu dan asap yang saat ini melanda Mimika.

"Khusus untuk anak-anak sekolah sangat penting , sebab mereka ini nanti di sekolah , itu kan mereka pasti berinteraksi di luar rumah,"ujarnya.

Menurut Godfried, masker tidak hanya membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan debu, tetapi juga dapat mengurangi risiko penularan ISPA.

Penyakit tersebut dapat menyebar dengan cepat melalui percikan yang keluar ketika seseorang batuk atau bersin.

Baca Juga: PSBS Biak Terancam Mulai Championship 2026/2027 dengan Minus Poin, Ini Penyebabnya

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Mimika mulai membiasakan diri menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah,"ujarnya

Terkait kondisi tersebut, Godfried mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Mimika untuk membahas kemungkinan pembagian masker kepada masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kesehatan akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan.

"Sampai saat ini belum ada instruksi khusus dari Pak Bupati Mimika terkait bagaimana pemerintah berperan aktif dalam pembagian masker untuk masyarakat di Mimika," ujarnya.

Selain dengan pemerintah kabupaten, Dinkes Mimika juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengenai rencana pemerintah provinsi membagikan masker kepada masyarakat di delapan kabupaten di Papua Tengah.

"Nanti saya akan mencoba mengecek kembali ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terkait rencana pembagian masker oleh pemerintah provinsi," ujarnya.

Kabut asap yang terjadi di Mimika saat ini berkaitan dengan kebakaran hutan di sejumlah wilayah Papua Tengah. Beberapa daerah yang disebut mengalami kebakaran hutan antara lain Kabupaten Puncak dan Kabupaten Nabire.

Baca Juga: Karhutla Papua Barat Makin Meluas, Fakfak Terparah Capai 2.171 Hektare

Dinkes Mimika mengingatkan masyarakat, khususnya mereka yang harus beraktivitas di luar rumah, untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap berlangsung.

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan debu dan asap serta menjaga kesehatan saluran pernapasan. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
papua tengah kabupaten mimika Kabut asap Dinas Kesehatan Masker