Bapok ke Papua Pegunungan Diperketat, Pemprov Tempatkan Petugas di Bandara Sentani

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 11:17 WIB
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perkebunan Papua Pegunungan Sem Kepno diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA/Yudhi Efendi)
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perkebunan Papua Pegunungan Sem Kepno diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA/Yudhi Efendi)

 

RADARPAPUA - Upaya memastikan bahan pokok (bapok) yang masuk ke Papua Pegunungan dalam kondisi aman dan layak konsumsi terus diperkuat Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. 

Salah satunya dengan menempatkan petugas dari Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan di Bandara Internasional Sentani untuk mengawasi setiap pengiriman bahan makanan sebelum diteruskan ke wilayah Papua Pegunungan.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perkebunan Papua Pegunungan, Sem Kepno, di Wamena, Minggu, mengatakan penempatan staf di Bandara Internasional Sentani dilakukan untuk membantu mengatur sekaligus memeriksa bahan pokok yang dikirim dari berbagai daerah menuju Papua Pegunungan.

“Tujuan kami menempatkan staf di Bandara Internasional Sentani supaya barang makanan yang dikirim dari Surabaya, Makassar atau daerah lainny di Indonesia sebelum ke Papua Pegunungan harus diperiksa lebih dulu,” katanya dalam pertemuan tingkat tinggi antar instansi.

Menurut Sem Kepno, keberadaan petugas teknis di Bandara Internasional Sentani menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan terhadap produk makanan dan bahan pokok yang akan dikirim melalui jalur udara menuju Papua Pegunungan.

Baca Juga: Investor Berminat Bangun SPBU di Papua, Hiswana Migas Soroti Kendala Perizinan

Dengan pemeriksaan tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan bahan makanan yang masuk melalui Sentani memiliki kondisi dan kualitas yang baik sehingga aman ketika sampai di masyarakat.

“Kami ingin bapok yang dikirim ke wilayah Papua Pegunungan melalui Wamena benar-benar baik dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengawasan akan terus ditingkatkan agar bahan pokok yang dikirim dari luar daerah dapat diseleksi dengan lebih ketat.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencegah produk makanan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan masuk ke wilayah Papua Pegunungan.

“Bapok yang dikirim dari luar, ketika dalam pemeriksaan kedapatan ada masalah dalam hal ini penyakit maka barang itu langsung disita, dikembalikan atau dimusnahkan,” katanya.

Selain memperkuat pengawasan di pintu masuk, pemerintah daerah juga mengingatkan para distributor yang memasok bahan pokok ke Papua Pegunungan agar melakukan pemeriksaan kualitas sebelum barang dikirim.

Hal tersebut berlaku bagi distributor yang mengirimkan bapok basah maupun bapok kering dari luar daerah.

Pemeriksaan awal oleh distributor dinilai penting agar produk yang dikirim benar-benar dalam kondisi baik ketika tiba di Papua Pegunungan.

“Kami pemerintah daerah berharap bapok basah dan kering yang dikirim ke Papua Pegunungan benar-benar baik dan sehat sehingga masyarakat dapat mengkonsumsinya tanpa terjadi apa-apa,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Pasar Bapouda Paniai Telan 11 Korban Jiwa, 6 di Antaranya Anak-anak

Melalui penempatan petugas teknis di Bandara Internasional Sentani dan peningkatan pengawasan terhadap setiap pengiriman, Pemprov Papua Pegunungan berupaya menjaga kualitas bahan pokok yang beredar di wilayah tersebut.

Langkah ini sekaligus diharapkan dapat memberikan jaminan bahwa bahan makanan yang diterima masyarakat melalui jalur distribusi dari luar daerah aman dan layak untuk dikonsumsi. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
pemkab jayawijaya Bapok Papua Pegunungan Bahan Pokok bandara sentani