11 Korban Kebakaran Paniai Diidentifikasi Tim DVI, Polisi Dalami Penyebab Api

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 06:58 WIB
Kebakaran di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Kebakaran di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

 

RADARPAPUA - Proses identifikasi terhadap 11 korban meninggal dunia dalam kebakaran di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, mulai dilakukan Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polda Papua Tengah.

Kepala Polres Paniai AKBP Royke Betaubun saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Selasa malam, mengatakan tim DVI tiba di Enarotali pada Selasa dan langsung menuju RSUD Paniai untuk melakukan identifikasi.

"Memang benar tim DVI Polda Papua Tengah, Selasa ini, tiba dan langsung ke RSUD untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah korban kebakaran," katanya.

Selain mengerahkan tim DVI, kepolisian juga menurunkan tim laboratorium forensik untuk melakukan pemeriksaan guna membantu mengungkap penyebab kebakaran yang melanda kawasan Kampung Bapouda.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (7/9) sekitar pukul 00.25 WIT. Peristiwa itu menyebabkan 11 orang meninggal dunia dan sekitar 40 bangunan yang berada di kawasan pasar hangus terbakar.

Dari 11 korban meninggal dunia, lima orang merupakan orang dewasa, sedangkan enam lainnya adalah anak-anak. Proses identifikasi dilakukan untuk memastikan identitas para korban sekaligus mendukung proses penanganan jenazah oleh pihak keluarga.

Lima korban dewasa yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut yakni Najamuddin (70), pasangan suami istri Hasyim (30) dan Risma Falma (28), serta pasangan Wandi (36) dan Herlina (30).

Sementara itu, enam korban anak-anak masing-masing Arsi (9), Icha (6), Al Yusuf (2), Aska (9), Abie (6), dan Adit (5).

Baca Juga: Polda Papua Tengah Turunkan Lima Perwira, Ungkap Kebakaran yang Tewaskan 11 Orang

AKBP Royke Betaubun mengatakan kerugian material yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran yang menewaskan belasan korban tersebut.

Penyidik juga mendalami keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi.

Sebelumnya, Polres Paniai menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan sementara, terdapat saksi yang melihat dua orang berada di depan salah satu rumah sebelum api kemudian membakar bangunan tersebut.

Keterangan mengenai keberadaan dua orang tersebut masih didalami oleh penyidik. Polisi terus mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian hingga kebakaran terjadi serta memastikan penyebab munculnya api. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
Polda Papua Tengah Kampung Bapouda tim DVI Kebakaran