Bukan Lagi SPHP, Mulai 20 Oktober Beras Pemerintah Bernama Beras Kita, Apa yang Berbeda?

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:16 WIB
Pemerintah menyepakati mengganti nama dan kemasan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) menjadi "Beras Kita" sebagai identitas baru. (ANTARA)
Pemerintah menyepakati mengganti nama dan kemasan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) menjadi "Beras Kita" sebagai identitas baru. (ANTARA)

 

RADARPAPUA - Masyarakat akan menemukan identitas baru pada beras program pemerintah dalam waktu dekat. Pemerintah sepakat mengganti nama dan kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi Beras Kita” sebagai identitas baru produk beras pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan perubahan tersebut telah disepakati pemerintah dan akan diperkenalkan melalui peluncuran kemasan baru pada Oktober 2026.

"Oh, ini nanti akan dilaunching kemasan baru sekarang. Beras SPHP itu diganti namanya Beras Kita. Nah, kan bagus ya?," kata Zulhas usai Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kemenko Pangan Jakarta, Senin (7/9).

Keputusan mengganti nama dan kemasan tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Rapat itu diikuti Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pihak terkait lainnya di Jakarta.

Menurut Zulhas, perubahan tampilan Beras Kita juga mencakup penggunaan warna baru yang telah disepakati bersama. Warna tersebut mendapat persetujuan dari Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman dan akan menjadi bagian dari identitas baru produk beras pemerintah.

Baca Juga: Terpantau dari Udara, 1.347 Batang Ganja Ditemukan di Hutan Pegunungan Bintang

Peluncuran resmi kemasan baru Beras Kita dijadwalkan pada 20 Oktober 2026. Waktu peluncuran tersebut bertepatan dengan tiga tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Zulhas berharap perubahan nama dan kemasan dapat membuat masyarakat lebih mudah mengenali beras yang menjadi bagian dari program pemerintah.

Selain itu, langkah tersebut diharapkan ikut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga beras di berbagai daerah di Indonesia.

"Saya langsung setuju warnanya ini. Langsung setuju, bagus sekali warnanya, ya kan? Jadi kita langsung setuju, Pak Mentan juga setuju ini. Ya, semua setuju. Ini akan dilaunching tanggal 20 Oktober mendatang. Ada Beras Kita Medium, ada Beras Kita Premium," ucap Zulhas.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, beras SPHP nantinya menggunakan nama dan kemasan baru sebagai Beras Kita Medium.

Produk tersebut tetap menjadi bagian dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Rizal menjelaskan pemilihan nama Beras Kita mengikuti pola penamaan sejumlah produk pangan pemerintah lainnya, seperti Minyakita dan Gula Manis Kita. Nama tersebut sekaligus membawa semangat Keluarga Indonesia Sejahtera bagi masyarakat.

Meski nama SPHP tidak lagi menjadi nama utama produk, identitas program tersebut tetap dicantumkan pada kemasan Beras Kita.

Namun, tulisan SPHP akan ditampilkan dalam ukuran lebih kecil sebagai keterangan bahwa beras tersebut merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan pemerintah.

Baca Juga: 11 Korban Kebakaran Paniai Diidentifikasi Tim DVI, Polisi Dalami Penyebab Api

Selain Beras Kita Medium, pemerintah juga menyiapkan Beras Kita Premium. Produk ini akan menggantikan berbagai merek beras premium sebelumnya sehingga identitas produk beras pemerintah menjadi lebih sederhana dan lebih mudah dikenali masyarakat.

Perubahan kemasan tidak hanya ditujukan untuk memberikan identitas baru. Tampilan Beras Kita Medium dan Beras Kita Premium juga dirancang agar lebih menarik sehingga dapat bersaing dengan produk beras yang dipasarkan oleh perusahaan swasta sekaligus meningkatkan daya tarik masyarakat ketika memilih beras di pasaran.

Bulog juga berkomitmen meningkatkan mutu beras yang dipasarkan melalui identitas baru tersebut.

Dengan demikian, pembaruan yang dilakukan pemerintah tidak hanya menyangkut tampilan kemasan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas produk yang diterima masyarakat.

Peluncuran Beras Kita Medium dan Beras Kita Premium akan dilakukan secara bersamaan pada 20 Oktober 2026, bertepatan dengan masuknya tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rizal menegaskan bahwa Beras Kita Medium tetap mendapatkan subsidi pemerintah dan ditujukan bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.

Sementara itu, Beras Kita Premium akan dijual tanpa subsidi dan diperuntukkan bagi konsumen umum yang menginginkan beras dengan kualitas premium. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
SPHP beras kita Menko Pangan pemerintah Zulkifli Hasan