RADARPAPUA - Insiden penembakan terjadi terhadap rombongan pegawai yang sedang menjalankan kegiatan distribusi bantuan pangan di Kampung Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz telah mengonfirmasi adanya penembakan terhadap rombongan pegawai Badan Pangan tersebut.
Meski demikian, hingga kini pihak berwenang masih mendalami rangkaian kejadian untuk mengetahui secara pasti bagaimana penembakan itu terjadi.
Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombespol Yusuf Sutejo memastikan jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut sebanyak tiga orang dan tidak terdapat korban tambahan.
”Betul kejadiannya, (korban meninggal) 3 itu saja,” ungkap Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombespol Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi pada Rabu (9/9).
Informasi awal yang beredar melalui media sosial menyebutkan penembakan terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 15.47 WIT.
Pada saat kejadian, rombongan yang terdiri dari delapan orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya disebut sedang melintas di Kampung Muliama.
Rombongan tersebut tengah menjalankan tugas untuk mendistribusikan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat setempat.
Dalam perjalanan, mereka disebut diadang oleh orang tidak dikenal yang kemudian melakukan penembakan terhadap rombongan.
Pelaku dalam informasi awal diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena aparat masih melakukan pendalaman terhadap kronologi dan identitas pelaku.
”Kronologi (kejadian) masih kami dalami, kami belum bisa pastikan (pelaku) KKB atau bukan,” imbuh Yusuf.
Setelah penembakan terjadi, Satgas Operasi Damai Cartenz memprioritaskan proses evakuasi terhadap para korban dari lokasi kejadian.
Seluruh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
”Sudah dari tadi sore dievakuasi ke RSUD,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna mengatakan pihaknya juga telah menerima informasi dan melakukan pemantauan terhadap peristiwa tersebut.
Namun, hingga saat ini belum disampaikan keterangan secara lengkap mengenai insiden penembakan yang menewaskan tiga orang tersebut.
”Habema sudah respons cepat dan sisir lokasi kejadian,” kata dia.
Aparat keamanan masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut, termasuk memastikan kronologi penembakan, identitas pelaku, serta situasi di sekitar lokasi.
Tim gabungan juga telah bergerak untuk mengamankan dan menyisir wilayah kejadian setelah rombongan pegawai tersebut menjadi sasaran penembakan. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey