RADARPAPUA - Enam orang yang sebelumnya tergabung sebagai anggota dan simpatisan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua Tengah menyatakan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka berasal dari wilayah Intan Jaya dan Kabupaten Puncak.
Kepala Penerangan Satgas Koops TNI Habema Letnan Kolonel Infanteri Wirya Artadiguna mengatakan keputusan tersebut terjadi setelah prajurit TNI melakukan pendekatan secara humanis serta pembinaan teritorial di wilayah Intan Jaya dan Puncak.
"Enam orang yang menyatakan kembali ke NKRI, yaitu Erison Murib alias Buton Murib (22) anggota KKB Kodap XXXIV/Beoga dan lima simpatisan KKB Kodap VIII/Intan Jaya, yaitu JJ, PB, RS, NS, dan MS. Mereka menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ditandai dengan mencium Bendera Merah Putih," kata Wirya Artadiguna dalam keterangannya di Jayapura, Kamis.
Pembacaan ikrar kesetiaan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda. Lima simpatisan KKB Kodap VIII/Intan Jaya menyatakan ikrar pada Minggu (6/9) di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya. Dalam kegiatan itu, mereka didampingi personel Satgas Yonif 744/SYB.
Sementara itu, Erison Murib alias Buton Murib, anggota KKB/OPM Kodap XXXIV/Beoga pimpinan Arodi Kulla, menyatakan kembali ke NKRI pada Senin (7/9). Ikrar tersebut berlangsung di lapangan Koramil 1717-03/Beoga, Kabupaten Puncak.
Baca Juga: Ini Identitas Tiga ASN yang Tewas Ditembak KKB di Jayawijaya
Wirya berharap keputusan enam anggota dan simpatisan tersebut dapat menjadi contoh bagi rekan-rekan mereka yang masih berada dalam kelompok bersenjata.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mengakhiri konflik bersenjata dan mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua.
Berdasarkan laporan yang diterima, Erison Murib selama bergabung dengan kelompok bersenjata disebut berperan sebagai pemasok logistik. Ia juga terindikasi pernah terlibat dalam kerusuhan Julukoma pada 2019.
Setelah menyatakan kembali ke NKRI, Erison menyampaikan harapan untuk dapat melanjutkan pendidikannya di Sekolah Alkitab.
"Dengan kembalinya simpatisan dan anggota KKB, diharapkan ke depan makin banyak yang sadar sehingga bersama-sama membangun Tanah Papua," kata Wirya Artadiguna.
Editor : Tina Mamangkey