RADARPAPUA - Pendekatan secara humanis yang dilakukan aparat kepolisian mendorong seorang warga di Kabupaten Supiori, Papua, menyerahkan senjata api (senpi) rakitan beserta puluhan butir amunisi yang selama ini disimpannya.
Kapolres Supiori Kompol Frits Erari mengatakan, warga berinisial IW tersebut secara sukarela menyerahkan senpi rakitan dan 43 butir amunisi berbagai kaliber kepada polisi setelah dilakukan pendekatan oleh personel.
"Dengan adanya pendekatan yang humanis menyebabkan warga yang sebelumnya menyimpan senpi rakitan beserta 43 butir amunisi berbagai kaliber itu menyerahkannya ke polisi," kata Kapolres Supiori Kompol Frits Erari di Jayapura, Jumat pagi.
Menurut Erari, langkah tersebut merupakan hasil dari pendekatan yang dilakukan anggota kepada warga.
Ia menilai penyerahan senpi dan amunisi secara sukarela dapat membantu mencegah potensi bahaya apabila barang-barang tersebut disalahgunakan.
Ia menjelaskan, amunisi yang diserahkan IW terdiri atas berbagai jenis dan kaliber. Dalam penyerahan tersebut turut diamankan replika senjata PCP, 35 butir peluru kaliber 9 mm, tujuh butir peluru kaliber 9 mm, serta satu butir peluru kaliber 45.
Baca Juga: Nakes Trauma Usai Kontak Tembak di Jila, Pelayanan Kesehatan Dihentikan Sementara
"Kami sangat mengapresiasi warga yang menyerahkan senpi beserta amunisi yang selama ini disimpannya karena hal itu dapat berbahaya bila disalahgunakan," kata Kompol Erari.
Kapolres Supiori berharap penyerahan senpi dan amunisi oleh IW dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain yang masih menyimpan senjata api maupun amunisi agar bersedia menyerahkannya kepada pihak kepolisian.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi risiko penyalahgunaan senjata dan amunisi yang masih berada di tengah masyarakat.
"Personel Polri akan terus melakukan pendekatan dan menghimbau agar masyarakat yang menyimpan senpi dan amunisi mau menyerahkannya ke polisi untuk diamankan," ujar Kapolres Supiori Kompol Frits Erari. (ant)
Editor : Tina Mamangkey