Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

JAK Terima Gaji 385 Juta, Netizen: Napa Rakyat So Siksa

Administrator • Jumat, 31 Desember 2021 | 11:37 WIB
Netizen ramai-ramai mengecam sikap James Arthur Kojongian yang menerima pembayaran gaji 10 bulan dari DPRD Sulut.
Netizen ramai-ramai mengecam sikap James Arthur Kojongian yang menerima pembayaran gaji 10 bulan dari DPRD Sulut.
RADARPAPUA.ID—Awal 2021 anak buah Airlangga Hartarto di DPRD Provinsi Sulut, James Arthur Kojongian (JAK) sempat viral. Tak hanya di Sulut, namun juga se-Indonesia. Di akhir 2021 ini juga, Ketua Harian Golkar Sulut inipun jadi buah bibir masyarakat Sulut. Setelah Sekretariat DPRD Sulut membayar gaji JAK selama 10 bulan. Yang totalnya cukup fantastis, sentuh angka Rp 385 juta. Banyak sekali komentar miring yang diajukan netizen terkait hal tersebut. Ini diluapkan masyarakat Sulut di laman Instagram Manado Post. Bahkan ada penerima medali emas Porprov pada 2019 lalu ikut mengeluahkan keluh kesahnya. “Tpe 10jt gold medal wktu porprov 2019 blum dpt2. Da tulis dana nya dari KONI Minsel,” tulis akun @nandonongka. Diketahui JAK ketika itu berstatus Ketua KONI Minsel. Komentar lain datang dari pemilik akun @iteltel. “Bukan main negara pe rugi.” Ada juga komentar yang menyindir keberadaan JAK selama ini yang dinilai tidak bekerja. “Nda kerja mar dibayar dari uang rakyat,” tulis akun @ns.franlyonibala. Netizen menilai pembayaran gaji JAK hal yang memiriskan. “Npa rakyat so siksa!! #miris.”(gel) Editor : Administrator
#Golkar Sulut #Christiany Eugenia Paruntu #JAK #James Arthur Kojongian #Airlangga Hartarto Capres #CEP